Mangrove.id| Industri dinilai sebagai jalan tol bagi pertumbuhan ekonomi di daerah yang baru berkembang. Sebab, hasil dari industri bisa mengurangi ketergantungan terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah.
“Kalau kita ingin Papua Barat ini berkembang dan bertumbuh, harus ada industri yang masuk. Kalau kita harap APBD saja, sampai kapanpun kita akan berjalan seperti ini, terseok-esok,” cetus Bupati Teluk Bintuni, Ir. Petrus Kasihiw, MT di sela-sela acara silahturahmi bersama SKK Migas di Manokwari, Rabu (30/3/2022).
Bupati membeberkan, sudah ada kebijakan Pemerintah Pusat, seperti keputusan untuk menjadikan Kota Sorong sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), dan Teluk Bintuni ditetapkan sebagai Kawasan Industri.
Hal ini menurut Bupati, harus ada dukungan semua pihak. Bahkan dari segi anggaran, Bupati mengatakan tidak bisa hanya satu daerah saja yang bergerak. Sebab, jika hanya mengandalkan APBD, Bupati menyebut tidak akan maksimal kalau mengakomidir semua kepentingan.
“Maka itu, kami sarankan untuk ada sinergitas pembangunan. Harus benar-benar ada komitmen mulai dari pusat hingga daerah. Sebab, kalau hanya APBD, kami kesulitan menjawab kepentingan masyarakat dan kepentingan investasi,” pungkas Bupati. (Wanma)
































Hari ini : 313
Kemarin : 375
Total Kunjungan : 164196
Hits Hari ini : 743
Who's Online : 7