Menu

Mode Gelap

Pemerintahan · 5 Mei 2026 20:38 WIB ·

Bupati Lepas Jamaah Haji Bintuni: Perjalanan Spiritual Menuju Kedekatan dengan Tuhan


 Bupati Anisto saat melepas jamaah secara simbolis disaksikan Forkopimda dan pihak Kemenag Bintuni, Selasa. Perbesar

Bupati Anisto saat melepas jamaah secara simbolis disaksikan Forkopimda dan pihak Kemenag Bintuni, Selasa.

TELUK BINTUNI, mangrove.id| Bupati Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy, secara resmi melepas keberangkatan jamaah haji asal Kabupaten Teluk Bintuni tahun 1447 H / 2026 M. Dalam prosesi yang berlangsung khidmat di Aula Kantor Kementerian Agama Teluk Bintuni, Selasa (5/5/2026), Bupati menekankan bahwa haji merupakan momentum transformasi batin bagi setiap umat Muslim.

Dalam arahannya, Bupati Yohanis (Anisto) Manibuy menyampaikan bahwa kesempatan menginjakkan kaki di Tanah Suci adalah anugerah besar dan panggilan suci yang tidak didapatkan oleh semua orang.

Bupati menggarisbawahi bahwa meskipun haji membutuhkan ketahanan tubuh yang prima, esensi utamanya terletak pada kesiapan hati. Ia mengingatkan para jamaah bahwa tantangan di Tanah Suci akan menguji dimensi spiritual seseorang.

“Ibadah haji bukan sekadar perjalanan fisik dari satu tempat ke tempat lain, tetapi merupakan perjalanan spiritual menuju kedekatan dengan Tuhan Yang Maha Esa. Dibutuhkan kesabaran, keikhlasan, ketaatan, serta kesungguhan hati dalam menjalaninya,” tutur Bupati.

Ia berpesan agar para jamaah fokus meningkatkan kualitas ibadah dan menjaga kebersamaan, serta menjadi duta daerah yang membawa nama baik Kabupaten Teluk Bintuni melalui akhlak yang terpuji.

Kepala Kantor Kementerian Agama Teluk Bintuni, Abdul Muin, menjelaskan bahwa tahun ini terdapat 17 jamaah yang diberangkatkan. Jumlah ini mengalami penurunan dari tahun sebelumnya yang mencapai 37 orang, akibat kebijakan pemerataan nasional yang memprioritaskan calon jamaah dengan masa tunggu paling lama.

“Rata-rata masa tunggu jamaah kita sekitar 13 tahun. Kebijakan pemerintah pusat saat ini bertujuan untuk pemerataan, mengingat di daerah lain ada yang masa tunggunya mencapai lebih dari 30 tahun,” jelas Abdul Muin.

Sebelum mencapai puncak perjalanan spiritual di Mekkah, para jamaah telah melalui rangkaian persiapan panjang, mulai dari pemeriksaan kesehatan hingga manasik haji. Berdasarkan jadwal, para jamaah akan bertolak dari Bintuni, Selasa (5/5/2026) menuju Manokwari, dilanjutkan ke embarkasi Makassar pada 7 Mei, dan dijadwalkan terbang menuju Arab Saudi pada 9 Mei 2026. (len)

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 18 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Bupati Anisto Komitmen Kawal Penuh Program Koperasi Merah Putih

16 Mei 2026 - 21:46 WIB

Pemkab Teluk Bintuni Berhasil Tekan Angka Kemiskinan Ekstrem

13 Mei 2026 - 14:36 WIB

Kepala BPS Papua Barat apresiasi Pemkab Bintuni berhasil menekan angka kemiskinan ekstrem.

Di Forum Miyajgema, Rheinhard Maniagasi Paparkan Isu Strategis 2026

10 Mei 2026 - 20:49 WIB

Gubernur Papua Barat Kejar Wewenang Perizinan Tambang Rakyat

9 Mei 2026 - 15:02 WIB

Gubernur Tegaskan Hasil Musrenbang 2027 Wajib Jadi Pedoman Seluruh Perangkat Daerah

8 Mei 2026 - 23:34 WIB

Kawal Program Strategis Pusat, Pangdam Soroti Pentingnya Sinergitas

8 Mei 2026 - 09:37 WIB

Trending di Pemerintahan
error: Content is protected !!