Menu

Mode Gelap

Pemerintahan · 23 Mei 2023 18:32 WIB ·

BPBD Teluk Bintuni Gandeng Tenaga Ahli ITB dan UGM, Melakukan Kajian Risiko Bencana Secara Komprehensif


 BPBD Teluk Bintuni Gandeng Tenaga Ahli ITB dan UGM, Melakukan Kajian Risiko Bencana Secara Komprehensif Perbesar

Mangrove.id | Kabupaten Teluk Bintuni terdeteksi daerah yang memiliki resiko bencana multi bahaya dalam kategori tinggi, berdasarkan Indeks Risiko Bencana Indonesia (IRBI), dari berbagai jenis bencana, di Teluk Bintuni memiliki nilai sebesar 166.80.

Sebagai salah satu upaya mendeteksi dini risiko, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Teluk Bintuni pada tahun 2023 melakukan kajian ‘Risiko Bencana’ untuk jangka waktu 2022 – 2026.

Dokumen kajian resiko bencana secara komprehensif, BPBD Teluk Bintuni menggandeng tenaga ahli dari Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta. Selasa (23/5/2023).

Tahap awal penyusunan dokumen di lakukan kajian mengenai tingkat bahaya, tingkat kerentanan, kapasitas, dan akhirnya akan masuk dalam rekomendasi serta skala prioritas arah kebijakan penanggulangan bencana, Ujar Benoni Tiri, Plt Kepala BPBD Teluk Bintuni, usai ‘Kick-Off Meeting Penyusunan Dokumen Kajian Risiko Bencana bersama Tenaga Ahli.

Dalam menyusun dokumen kajian ini, BPBD menggandeng Bappelitbangda Teluk Bintuni. Berdasarkan data yang dihasilkan tim, disampaikan Beni, bisa menjadi dasar BPBD Teluk Bintuni dalam mengajukan anggaran ke BNPB untuk pembangunan sarana fisik.

Dalam menyusun dokumen kajian bencana, tim akan mengacu pada Peraturan Kepala BNPB Nomor 02 Tahun 2012 tentang Pedoman Umum Pengkajian Risiko Bencana.

Kajian risiko bencana yang memiliki masa berlaku selama 5 tahun, meliputi Rencana Penanggulangan Bencana Daerah (RPBD), Rencana Aksi Daerah Pengurangan Risiko Bencana (RAD PRB) serta Rencana Kontijensi, Rencana Operasi, Rencana Rehab dan Rekonstruksi.

Tergantung nanti hasil kajian dari seperti apa, cara penanganan seperti apa. Yang jelas kalau mau minta bantuan ke pusat, harus mempunyai data yang akurat, Ujar Beni (Susi)

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 93 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

DPRP Papua Barat Desak Percepatan Fasilitas SMK Taruna Kasuari Nusantara

24 April 2026 - 13:21 WIB

Dirjen Keuda Kemendagri Tekankan Sinergi dan Akuntabilitas dalam Musrenbang Otsus Teluk Bintuni

23 April 2026 - 23:29 WIB

Kepala BKN RI: Kepala Daerah Bisa Ganti Kepala OPD dalam 6 Bulan, Tak Perlu Tunggu 2 Tahun

21 April 2026 - 13:29 WIB

Solusi Papua Barat Menuju Kemandirian Ditengah Ketergantungan Fiskal

21 April 2026 - 06:24 WIB

Pansus LKPJ DPRP Papua Barat Mulai Bedah Dokumen Pemerintah

20 April 2026 - 20:07 WIB

Pelantikan Jabatan oleh Bupati Teluk Bintuni Tidak Bertentangan dengan Otonomi Khusus

18 April 2026 - 22:44 WIB

Trending di Pemerintahan
error: Content is protected !!