BINTUNI, Mangrove.id| Kehadiran Matret Kokop – Ronald Isir ke kubu Daniel Asmorom – Alimudin Baedu, menambah kekuatan politik bagi pasangan calon bupati dan wakil bupati Teluk Bintuni dengan jargon DAMAI tersebut, di Pilkada Teluk Bintuni.

Pasalnya, sudah menjadi rahasia umum di kalangan akar rumput se Kabupaten Teluk Bintuni, bahwa kekuatan politik Matret dan Rois tak bisa dipandang sebelah mata, bahkan diperhitungkan.
Ini disebabkan, sikap dermawan dan rendah hati menjadikan dua putra Teluk Bintuni itu sangat dihormati masyarakat dari berbagai latar belakang.
Disisi lain, dua tokoh ini, sudah diakui punya kontribusi yang besar dalam pembangunan di tanah Sisar Matiti.
Bergabungnya dua gerbong raksasa dalam kontestasi Pilkada Teluk Bintuni (MKRI dan DAMAI) juga menjadi momentum bangkitnya Tujuh Suku.
Dengan kebesaran hati yang ditunjukkan Matret Kokop yang mewakili ‘orang pante’, mendukung Daniel Asmorom yang mewakili ‘orang gunung’, sebagai pemimpin berikut.
Ketua Tim Pemenangan Pasangan DAMAI, Muksin Inai, dalam konferensi pers, Minggu (1/9/2024), meluapkan rasa syukur dan terima kasih atas bergabungnya MKRI dan DAMAI.
Ia menyatakan, bergabungnya MKRI dan DAMAI telah menjadi bukti adanya kesepahaman dan kesadaran bersama, untuk melanjutkan pembangunan yang dirintis dua putra terbaik Sisar Matiti, Alfons Manibui dan Pit Kasihiw.
Dengan bukti tersebut, ia mengaku bukan masalah bagi DAMAI dan MKRI untuk mewujudkan masa depan kabupaten Teluk Bintuni, yang lebih baik.
“Jadi, kalau ada yang mengatakan 10 tahun kepemimpinan Pit-Matret telah gagal, bahkan ada informasi yang menyebut bahwa Matret Kokop gagal maju, buat saya itu upaya untuk menyerang orang tua kita secara pribadi,” tegasnya.
Ia pun mengimbau, para simpatisan pendukung pasangan DAMAI, untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi. Justru ia mengingatkan seluruh simpatisan pendukung, untuk selalu mensosialisasikan keunggulan-keunggulan pasangan DAMAI.
“Saya mengajak kita semua sebarkan virus-virus politik yang santun dan sejuk. Dan kami selalu membuka diri untuk siapa saja yang ingin bergabung bersama DAMAI,” tandasnya.
Sementara, Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Sebyar, Jen Bauw berharap, kepada seluruh pihak agar berpolitik dengan cara yang baik dan sopan, tanpa harus menyerang pribadi setiap paslon.
“Siapapun yang akan dipilih menjadi bupati dan wakil bupati, mereka adalah pemimpin untuk seluruh masyarakat Teluk Bintuni,” singkatnya mengakhiri. (wanma)
































Hari ini : 20
Kemarin : 447
Total Kunjungan : 171784
Hits Hari ini : 28
Who's Online : 3