Menu

Mode Gelap

Pemerintahan · 6 Mei 2024 17:10 WIB ·

Beri Arahan di Forum OPD, Alimudin Ajak OPD Pedomani Visi dan Misi Bupati


 Kepala Bappelitbangda Kabupaten Teluk Bintuni, Dr. Drs. Alimudin Baedu, MM Perbesar

Kepala Bappelitbangda Kabupaten Teluk Bintuni, Dr. Drs. Alimudin Baedu, MM

BINTUNI, Mangrove.id| Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah Kabupaten Teluk Bintuni, Alimudin Baedu menjabarkan program prioritas Pemda Teluk Bintuni dalam forum OPD, Senin (6/5/2024).

Ia merinci, sedikitnya ada sembilan program prioritas yang ditetapkan, sebagai penjabaran dari visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Teluk Bintuni, Petrus Kasihiw-Matret Kokop dalam periode kedua.

Dari kiri: Asisten II Sekda Teluk Bintuni, Putu Suratna, Kepala Bappelitbangda Teluk Bintuni, Alimudin Baedu dan Asisten III Sekda Teluk Bintuni, Izaac Laukoun saat menabuh tifa bersama, tanda dibukanya kegiatan forum OPD di aula kantor Bappelitbangda Teluk Bintuni, Senin.

“Visi kita satu, misi kita sekitar enam, dengan prioritas utamanya ada sembilan program. Dan program lanjutannya sekitar 25 program,” rincinya.

“Kalau itu tidak dipatuhi, tidak dipedomani, maka kita pasti bekerja tidak maksimal,” sambungnya.

Visi dan misi kepala daerah dengan program-program turunannya, ia menegaskan telah melalui proses perencanaan yang sangat matang.

Semuanya itu, ia mengklaim sebagai langkah konkrit pemerintah untuk menjawab kompleksitas tantangan pembangunan yang ada, dengan cakupan wilayah yang sangat luas.

“Oleh karena itu, saya mengharapkan kita sama-sama berdialog secara baik. Jangan ada lagi ada di otak kita itu, cuma kepentingan-kepentingan saja. Tapi baca kebutuhan rakyat, baca persoalan-persoalan yang ada, baca masalah-masalah yang ada,” lugasnya.

Program Mitigasi Bencana

Ia mengatakan, kabupaten Teluk Bintuni memiliki sejumlah wilayah dengan potensi bencana alam, yang mesti menjadi perhatian pemerintah dalam hal ini OPD terkait.

Oleh sebab itu, ia sangat berharap melalui momen ini, OPD-OPD terkait memanfaatkannya untuk merancang program yang bersifat mitigasi.

“Ada potensi bencana alam di kabupaten ini. Pemangku kepentingan, khususnya OPD yang bekerja di bidang itu, harus memahami,” imbuhnya.

Hal ini kata dia, telah juga tercatat dalam dokumen perencanaan pemerintah daerah, dimana disebutkan bahwa potensi bencana banjir dan tanah longsor memiliki kecendrungan terjadi tiap tahun.

“Nah, mari teman-teman OPD kita berjalan bersama-sama dengan distrik. Untuk itu, pemerintah distrik juga wajib memberikan informasi yang jelas dan tepat,” pesannya.

“Sehingga nanti, didalam penyusunan dokumen RKPD, Renja OPD yang akan digabung dokumen itu. Agar lebih terarah,” pungkasnya sembari meminta atensi seluruh OPD untuk mengevaluasi 1.303 program yang diusulkan di tahun 2025 mendatang. (wanma)

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 145 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Badan Kesbangpol Provinsi Papua Barat Jabarkan Tahapan Seleksi Paskibra Tingkat Nasional

4 Maret 2026 - 10:11 WIB

Perkuat Ekonomi Daerah, ISEI Manokwari Jalin Kemitraan Strategis dengan Pemkab

28 Februari 2026 - 17:53 WIB

DPRP Papua Barat Mantapkan 26 Rancangan Regulasi Daerah

27 Februari 2026 - 22:26 WIB

Masyarakat Empat Kampung Persiapan di Fafurwar Desak Pemerintah Segera Tetapkan Status Definitif

17 Februari 2026 - 12:06 WIB

Reses dengan Masyarakat Fafurwar, Musa Naa Terima Aspirasi Soal Kepala Distrik

17 Februari 2026 - 11:38 WIB

Dihadapan Lagislator Papua Barat Ini, Warga Bintuni Mengeluh Soal Kondisi Ekonomi

17 Februari 2026 - 09:25 WIB

Trending di Pemerintahan
error: Content is protected !!