Menu

Mode Gelap

Politik · 17 Sep 2024 21:11 WIB ·

Aksi Yulianus Tebu Cs di KPU PBD Tidak Mewakili Suku Maya


 Ketua Pemuda Suku Maya Raja Ampat, Syahril Wainsaf Perbesar

Ketua Pemuda Suku Maya Raja Ampat, Syahril Wainsaf

KOTA SORONG, Mangrove.id| Ketua Pemuda Suku Maya Raja Ampat, Syahril Wainsaf mempertanyakan kapasitas Yulianus Tebu yang menyatakan dirinya mandataris Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Suku Maya saat memberikan pernyataan kepada media di halaman kantor KPU Papua Barat Daya, Selasa (17/9/2024).

Aksi yang dilakukan rombongan Yulianus Tebu di kantor KPU PBD, Selasa.

“Seperti kehadirannya dalam verifikasi faktual MRP Papua Barat Daya. Apa kapasitas beliau? Sekarang beliau hadir di KPU Provinsi Papua Barat Daya, melakukan sumpah adat, kapasitasnya apa? Mengatasnamakan LMA?” kata Wainsaf.

Ia menyatakan, Yulianus Tebu sama sekali tidak memiliki pendirian dan jati diri yang tetap. Sebab, lewat video milik Yulianus Tebu yang viral di media sosial menyatakan mendukung AFU sebagai anak adat matrilinial dari marga Sanoy di Kabare.

“Disitu dia memberikan pengakuan sekaligus mendukung AFU sebagai anak adat matrilinial dari marga Sanoy, terus sekarang dia membuat pernyataan yang berbeda saat aksi di kantor KPU, Yulianus Tebu perlu dipertanyakan,” ungkapnya.

Ia menambahkan, dirinya merasa bingung dan menilai situasi ini sebagai hal yang aneh. Oleh sebab itu, ia meminta Dewan Adat dan LMA Kabupaten Raja Ampat untuk bertindak tegas, mengingat Yulianus Tebu tidak mewakili Suku Besar Maya.

“Orang ini harus bertanggung jawab atas nama lembaga yang dia bawa karena dia tidak mewakili kami,” tegasnya.

Dikatakannya, pada Selasa (17/9) siang, puluhan orang yang mengatasnamakan masyarakat suku Ambel Raja Ampat mendatangi kantor KPU PBD untuk menggelar prosesi adat.

Lagi-lagi menurut Wainsaf, hal tersebut seperti pesan sponsor yang dilakukan Yulianus Tebu dan rombongannya.

“Saya bingung, aneh disitu, maka saya minta dengan tegas kepada Dewan Adat kabupaten Raja Ampat. Saya minta kepada LMA kabupaten Raja Ampat, orang ini harus bertanggung jawab,” pinta Wainsaf.

Karena itu, ia menjelaskan, Yulianus Tebu tidak punya hak sedikit pun bicara soal LMA, karena tidak mewakili lembaga adat, dan aksi tersebut patut diduga ada muatan politik.

“Saya ingatkan lagi, bahwa sangat disayangkan cuma karena kepentingan politik pak Yulianus Tebu menggadaikan adat kami Suku Maya,” pungkasnya. (tim/wanma)

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 165 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Ma’dika Ketua DPC PDI Perjuangan Bintuni, Markus Waran Ingatkan Kerja Sesuai Koridor

26 November 2025 - 15:00 WIB

Yohanis Manibuy di Konfercab PDI-P : Parpol Itu Jembatan Asmara

26 November 2025 - 09:27 WIB

Golkar Tetapkan Mujiburi Anshar Gantikan Alm. Arius Kemon di DPRK Bintuni

18 November 2025 - 15:03 WIB

Besok Sugandi Resmi Jabat Wakil Ketua, Sejumlah Menteri Beri Ucapan

25 Juni 2025 - 15:29 WIB

Reses di Waraitama, Ma’dika Terima Aspirasi Soal Irigasi dan Air Bersih

5 Juni 2025 - 21:23 WIB

Manu Horna: Hak Politik Saya sebagai OAP 7 Suku Telah Dirampas

27 Februari 2025 - 18:53 WIB

Trending di Politik
error: Content is protected !!