BINTUNI, Mangrove.id| Kapolres Teluk Bintuni, AKBP. Choiruddin Wachid mengungkap adanya Tempat Pemungutan Suara atau TPS yang tergolong sangat rawan.
Sebanyak 280 TPS yang dipetakan, sedikitnya ada sekitar 54 TPS yang dianggap sangat rawan oleh pihak berwenang, hasil kajian dan analisa sesuai prosedur yang berlaku.
“Kami sudah berkoordinasi dengan pihak penyelenggara, dan nanti akan dikumpulkan para kepala kampung dan kepala distrik di wilayah-wilayah terkait oleh KPU Papua Barat,” terang Kapolres saat memberi arahan dalam acara Coffee Morning bertajuk silaturahmi kamtibmas menjelang pemilu serentak tahun 2024 yang dihadiri berbagai pihak, di aula Andriano Ananta Polres Teluk Bintuni, Rabu (24/1/2024).
Kapolres memperjelas, rencana pertemuan yang dipimpin Komisioner KPU Provinsi Papua Barat tersebut, merupakan agenda kerja KPU Papua Barat guna membahas mengenai TPS yang sangat rawan ini.
“Sebagai contoh, ada salah satu TPS yang butuh 14 jam dengan berjalan kaki,” tambahnya.
Kapolres menyebut, pihaknya sudah menetapkan pola pengamanan pada TPS yang dianggap sangat rawan. Dimana, polanya yakni, 1,2,4.
“Dimana, 1 TPS terdapat 2 anggota Polri dan 4 orang petugas ketertiban TPS. Berbeda jika TPS itu rawan, maka polanya 1,1,2,” paparnya.
Untuk lebih menjamin keamanan pemilu, Kapolres mengatakan pihaknya sudah meminta dukungan Brimob Polda Papua Barat. (Wanma)
































Hari ini : 461
Kemarin : 375
Total Kunjungan : 164344
Hits Hari ini : 1560
Who's Online : 9