Menu ✖

Mode Gelap

Info Tanah Papua · 22 Agu 2025 21:59 WIB ·

Ada Aksi Bermakna FGM GKI Teluk Bintuni di Atibo


 Pengurus FGM GKI Teluk Bintuni serahkan bantuan 80 sak semen kepada panitia pembangunan gedung gereja baru Jemaat Gilgal Atibo, Jumat. Perbesar

Pengurus FGM GKI Teluk Bintuni serahkan bantuan 80 sak semen kepada panitia pembangunan gedung gereja baru Jemaat Gilgal Atibo, Jumat.

TELUK BINTUNI, Mangrove.id| Jemaat GKI Gilgal Atibo menjadi pusat perayaan HUT ke-17 Forum Generasi Muda (FGM) GKI di Tanah Papua, yang dilaksanakan keluarga besar FGM GKI kabupaten Teluk Bintuni, Jumat (22/8).

Perayaan HUT yang digelar sederhana ini, turut dihadiri Bupati Teluk Bintuni yang diwakili Plt Sekda, Badan Pekerja Klasis GKI Teluk Bintuni serta para pelayan dan warga jemaat setempat.

Di momen sukacita dan penuh syukur tersebut, ada aksi penuh makna yang ditunjukkan dewan kurator dan para pengurus.

Yakni, penyaluran bantuan bahan bangunan berupa 80 sak semen, demi menopang pembangunan gedung gereja baru.

Bantuan ini, adalah swadaya para pengurus dan dewan kurator yang disepakati dalam rapat beberapa waktu lalu.

Selain itu, ada aksi spontanitas usaha dana berupa bazar makanan dari jemaat, yang diperkirakan terkumpul sekitar Rp 80 juta.

Ketua DPC FGM GKI Teluk Bintuni, Rita Bosawer kepada wartawan, menjelaskan, aksi-aksi yang dilakukan pihaknya adalah sebuah kewajaran.

Mengingat, FGM merupakan garda terdepan dalam menyukseskan semua program pelayanan GKI di Tanah Papua, khususnya Klasis Teluk Bintuni.

Dimana salah satunya, ikut mendukung upaya jemaat Gilgal Atibo, memiliki gedung gereja yang representatif.

“Sebagai pemuda GKI, kami pasti akan selalu mendukung setiap pembangunan fisik maupun non fisik demi menopang pelayanan dalam gereja,” katanya di sela acara HUT ke-17.

Ia menjelaskan, dalam rangka menyukseskan program pelayanan gereja, secara langsung pihaknya telah ikut terlibat dalam menyukseskan visi pemerintah.

“Sekalipun kami baru sebulan berdiri, namun itu bukan menjadi halangan bagi kami untuk berkarya. Contohnya, beberapa hari lalu, kami sukses menggelar kegiatan di Jemaat GKI Elim Meyado. Dalam kegiatan ini, kami serahkan bantuan makanan tambahan untuk pencegahan stunting,” paparnya.

Bosawer menambahkan, kegiatan di Meyado telah menjadi bukti pihaknya, untuk memulai langkah bersama masyarakat dalam mewujudkan masyarakat yang religius, sesuai visi ‘SERASI’. (len)

Artikel ini telah dibaca 88 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Bahan Pangan Lokal Dipacu Jadi Motor Ekonomi Papua Barat

6 Oktober 2026 - 14:01 WIB

BI Hadirkan Workshop Public Speaking Bersama Ika Palimbunga, Bangun Personal Branding Lewat Komunikasi

6 Oktober 2026 - 10:17 WIB

Senja di Amban Pantai: Ketika Media dan Pemerintah Duduk Satu Meja

3 Oktober 2026 - 13:11 WIB

Donasi Kecil dari Hati Seorang Anak, Harapan Besar bagi Sahabat Tuli

2 Oktober 2026 - 11:27 WIB

Kementerian LH Tetapkan Kampung Masina sebagai Kampung Mandiri Peduli Mangrove

26 September 2026 - 20:15 WIB

Menanti Penetapan Tersangka Korupsi di Balai Gakkum LHK Maluku-Papua

26 September 2026 - 20:08 WIB

Advokad dan Konsultan Hukum, Rustam SH., CPCLE
Trending di Berita Daerah
error: Content is protected !!