Menu

Mode Gelap

Hukum dan Kriminal · 26 Apr 2026 21:42 WIB ·

Yohannes Akwan Desak Investigasi Kasus Barcode BBM Subsidi di Manokwari


 Direktur YLBH Sisar Matiti, Yohannes Akwan, saat berada di salah satu SPBU di Papua Barat memantau antrean. Foto Dok Perbesar

Direktur YLBH Sisar Matiti, Yohannes Akwan, saat berada di salah satu SPBU di Papua Barat memantau antrean. Foto Dok

MANOKWARI, mangrove.id|  Dugaan penyalahgunaan sistem barcode (QR Code) untuk pembelian BBM subsidi di sejumlah SPBU di Kabupaten Manokwari, Papua Barat, menuai sorotan publik.

Seorang pelanggan mengaku tidak dapat menggunakan barcode miliknya karena diduga telah digunakan oleh pihak lain.

Pelanggan tersebut menyebutkan bahwa saat hendak mengisi BBM, barcode miliknya tidak dapat digunakan karena kuota sudah habis, padahal ia merasa belum melakukan pengisian sebelumnya.

Kejadian ini menimbulkan dugaan adanya kebocoran data pelanggan atau penyalahgunaan sistem di lapangan.

Direktur Eksekutif YLBH Sisar Matiti, Yohannes Akwan, meminta agar kasus ini segera ditindaklanjuti oleh pihak terkait.

“Ini harus menjadi perhatian serius. Jika barcode bisa digunakan oleh orang lain, berarti ada celah dalam sistem atau potensi kebocoran data pelanggan. Ini merugikan masyarakat,” tegas Yohannes dalam siaran pers yang diterima mangrove.id, Minggu (26/4/2026) malam.

Ia juga mendesak PT Pertamina (Persero) untuk melakukan audit menyeluruh terhadap sistem barcode yang digunakan dalam distribusi BBM subsidi, khususnya di wilayah Manokwari.

Menurutnya, sistem yang diterapkan seharusnya mampu menjamin bahwa setiap barcode hanya digunakan oleh kendaraan yang terdaftar.

Namun jika di lapangan tidak ada verifikasi yang ketat, maka potensi penyalahgunaan akan terus terjadi.

Selain itu, Yohannes juga mendorong Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia melalui Komisi XII untuk turun langsung melakukan pengawasan serta memastikan tidak ada praktik yang merugikan masyarakat.

“Negara harus hadir melindungi hak masyarakat. Jangan sampai program subsidi justru disalahgunakan oleh oknum tertentu,” tambahnya.

Kasus ini menjadi perhatian karena sebelumnya juga ditemukan berbagai modus penyalahgunaan BBM subsidi, termasuk penggunaan barcode ganda dan manipulasi data kendaraan.

Oleh karena itu, penguatan sistem keamanan dan pengawasan di SPBU dinilai menjadi langkah penting untuk mencegah kejadian serupa terulang. (rls)

Artikel ini telah dibaca 28 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Kejati Pabar Geledah Kantor Balai Gakkum LHK Wilayah Maluku-Papua

17 September 2026 - 17:49 WIB

Polda Pabar Diadukan ke Mabes Polri Soal Pemalsuan Surat Oknum BP Berau

3 September 2026 - 20:44 WIB

Kejati Pabar Tingkatkan Status Perkara Dugaan Korupsi di Balai Gakum LHK Maluku-Papua

2 September 2026 - 12:13 WIB

Polisi Gagalkan Penyelundupan 15 Ton BBM di Masni

27 Agustus 2026 - 07:45 WIB

Kesepakatan Baru, Oknum Anggota DPRK Teluk Bintuni Diberi Kelonggaran Lunasi Utang

25 Agustus 2026 - 20:42 WIB

Utang Lunas, Polisi Tutup Kasus Oknum Anggota DPRK Teluk Bintuni

22 Agustus 2026 - 11:47 WIB

Trending di Hukum dan Kriminal
error: Content is protected !!