MANOKWARI, mangrove.id| Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Papua Barat, Rheinhard C. Maniagasi, S.STP, M.Si, menekankan pentingnya menjaga harmoni dan ikatan kekeluargaan di lingkungan kerja sebagai fondasi utama dalam menjalankan tanggung jawab sebagai abdi negara.

Hal tersebut disampaikannya dalam acara buka puasa bersama keluarga besar Badan Kesbangpol Papua Barat yang digelar di Melanesian Beach Cafe, Amban Manokwari, Minggu (15/3/2026).
Dalam sambutannya, Rheinhard menyatakan bahwa bulan suci Ramadan bukan sekadar ritual menahan lapar dan dahaga, melainkan momentum untuk membentuk pribadi yang lebih sabar, peduli, dan bertanggung jawab.
Nilai-nilai ini, menurutnya selaras dengan tugas pokok Badan Kesbangpol dalam menjaga stabilitas politik serta memperkuat persatuan dan kesatuan di daerah.
Ia memberikan apresiasi atas tingginya toleransi yang ditunjukkan seluruh staf selama bulan puasa. Meskipun terdapat perbedaan keyakinan, aktivitas pelayanan di kantor tetap berjalan optimal berkat semangat saling mendukung antara pegawai yang berpuasa dan yang tidak.
“Kebersamaan yang sudah diciptakan selama ini telah kita rawat, mari kita jaga terus di setiap tugas dan tanggung jawab kita,” ujar Rheinhard di hadapan para staf.
Ia menyoroti, kehadiran pegawai bersama pasangan dan anak-anak dalam acara tersebut, yang dimaknai sebagai simbol penguat hubungan kekeluargaan yang lebih kuat.
Ia berharap suasana kekeluargaan ini tidak hanya berhenti pada momen buka puasa, tetapi terus melekat dalam unit kerja di lingkungan kantor.
Pada kesempatan ini, ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh rekan kerja yang telah menunjukkan tanggung jawab tinggi dalam mempersiapkan kegiatan ini dengan baik.
Acara yang berlangsung hangat ini juga diisi dengan tausiyah oleh Ustad Khumaedi sebelum memasuki waktu berbuka puasa, yang semakin menambah khidmat suasana kebersamaan para abdi negara tersebut. (len)

































Hari ini : 640
Kemarin : 406
Total Kunjungan : 169744
Hits Hari ini : 2086
Who's Online : 5