Menu ✖

Mode Gelap

Pemerintahan · 17 Feb 2026 09:25 WIB ·

Dihadapan Lagislator Papua Barat Ini, Warga Bintuni Mengeluh Soal Kondisi Ekonomi


 Anggota DPRP Papua Barat, Musa Naa, ST saat berdialog dengan masyarakat dalam rangka reses, Senin. Perbesar

Anggota DPRP Papua Barat, Musa Naa, ST saat berdialog dengan masyarakat dalam rangka reses, Senin.

TELUK BINTUNI, mangrove.id| Masyarakat kabupaten Teluk Bintuni khususnya warga SP 5 distrik Bintuni Timur, mengeluhkan kondisi ekonomi yang memburuk dalam setahun terakhir.

Keluhan itu disampaikan langsung kepada Anggota DPRP Papua Barat, Musa Naa, ST dalam agenda reses di SP 5 distrik Bintuni Timur, Senin (16/2) kemarin.

Dalam pertemuan tersebut, warga menyampaikan kegelisahan mereka mengenai kondisi ekonomi tahun ini yang dianggap tidak berjalan sebaik tahun-tahun sebelumnya.

Masalah utama yang menjadi sorotan adalah penurunan drastis aktivitas ekonomi yang berujung pada sulitnya sirkulasi keuangan di tengah masyarakat kecil.

Hal ini berdampak langsung pada daya beli dan pemenuhan kebutuhan rumah tangga warga, utamanya warga pra sejahtera.

“Masyarakat menyampaikan bahwa masalah utama dalam kehidupan mereka itu adalah sulitnya perputaran ekonomi. Menurut mereka itu sangat menurun,” ujar Musa saat wawancara usai reses.

Dikatakan politisi Perindo ini, kelesuan ekonomi ini rupanya berakar pada kondisi keuangan daerah yang sedang tidak stabil. Bahkan kata dia, kondisi ini sudah terjadi sejak tahun 2024.

Efisiensi yang diberlakukan Pemerintah, menurutnya menjadi kendala utama bagi Pemerintah dalam menjalankan berbagai aktivitas dan program yang biasanya menstimulasi ekonomi lokal.

Akibatnya, kondisi keuangan yang terbatas ini membuat aktivitas ekonomi saat ini terasa sangat berbeda dibandingkan periode-periode sebelumnya.

Merespons keluhan warga, Musa Naa menyatakan pihaknya akan menindaklanjuti dengan melakukan koordinasi dengan Pemerintah baik provinsi maupun kabupaten.

Meski tengah menghadapi situasi yang rumit, dia meminta masyarakat tetap optimis bahwa masih ada harapan. Dia berkomitmen, akan terus memperjuangkan kebutuhan masyarakat agar tetap terperhatikan oleh Pemerintah.

Sebagai informasi, selain mengeluhkan perputaran uang, warga juga menitipkan sejumlah aspirasi seperti bantuan pendidikan hingga bantuan sosial lainnya termasuk rumah layak huni. (len)

Artikel ini telah dibaca 50 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Dr. Elisa Kurube Gaungkan “Setiap Rumah Adalah Sekolah dan Setiap Orang Adalah Guru” di Rakor Pendidikan

18 Oktober 2026 - 14:26 WIB

Lantik Tiga Kepala Kampung, Bupati Anisto Ingatkan Soal Pengabdian

10 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Bupati Resmikan Rumah Singgah dan Ruang Kelas Baru di Yakati

9 Oktober 2026 - 20:34 WIB

Kunker Bupati Anisto ke Moyeba, Pemulihan Pendidikan Jadi Atensi Pemerintah

8 Oktober 2026 - 16:08 WIB

Kantor Kesbangpol Papua Barat Dinilai, Momentum Tingkatkan Kebersihan dan Kedisiplinan

6 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Pemkab Wondama dan Unipa Mantapkan Komitmen di Bidang Pembangunan SDM

3 Oktober 2026 - 12:26 WIB

Trending di Pemerintahan
error: Content is protected !!