TELUK BINTUNI, mangrove.id| Dalam rangka menyongsong perayaan 1 abad Klasis GKI Teluk Bintuni, panitia menggelar serangkaian kegiatan, salah satunya berfokus pada penguatan kearifan lokal melalui eksplorasi kuliner khas Papua.

Salah satu agenda utamanya adalah lomba memasak papeda ikan kuah kuning yang diikuti oleh 15 tim dari Persekutuan Kaum Bapak (PKB) se Klasis Teluk Bintuni pada Sabtu (7/2).
Ketua Panitia HUT ke-100 Klasis GKI Teluk Bintuni, Ikaros Dimara menerangkan, rangkaian kegiatan ini, khususnya di bidang kuliner, memiliki esensi mendalam untuk meningkatkan kepekaan masyarakat terhadap potensi pangan lokal.

Langkah ini diambil sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal, di wilayah tersebut.
“Lomba memasak papeda dan ikan kuah kuning menjadi sarana untuk mengampanyekan kekayaan pangan lokal kepada jemaat dan masyarakat luas,” ujarnya di sela kegiatan.
Ia menambahkan, kegiatan ini bertujuan memperkuat rantai ekonomi warga jemaat khususnya para petani sagu dan nelayan lokal, yang merupakan basis utama penyedia bahan pangan di Teluk Bintuni.
Melalui kegiatan ini, Panitia menekankan pentingnya menjaga kearifan lokal dan kepedulian terhadap alam Papua melalui pemanfaatan hasil bumi sendiri.
“Eksplorasi pangan ini selaras dengan semangat pelayanan tahun 2026 yakni Tahun Kepedulian yang kami usung dalam perayaan satu abad klasis,” jelasnya.
Perlu diketahui, rangkaian perayaan ini diawali dengan jalan santai, dan akan mencapai puncaknya pada ibadah syukur yang dijadwalkan pada Selasa, 10 Februari 2026.
Melalui momentum ini, diharapkan warga jemaat semakin mencintai dan memprioritaskan pangan lokal sebagai identitas dan kekuatan ekonomi daerah. (len)
































Hari ini : 789
Kemarin : 670
Total Kunjungan : 177512
Hits Hari ini : 2096
Who's Online : 6