Menu

Mode Gelap

Kesehatan · 16 Sep 2025 11:27 WIB ·

Buka Raker Kesmas, Yohanis Manobi Tekankan Pentingnya Sinergi Lintas Sektor dan Program


 Plt Kadinkes Teluk Bintuni, Yohanis Manobi membuka kegiatan raker Kesmas, Selasa. Perbesar

Plt Kadinkes Teluk Bintuni, Yohanis Manobi membuka kegiatan raker Kesmas, Selasa.

TELUK BINTUNI, Mangrove.id| Dinas Kesehatan Kabupaten Teluk Bintuni menggelar kegiatan rapat kerja yang diikuti paramedis dari seluruh puskesmas se kabupaten Teluk Bintuni.

Kegiatan Bidang Kesehatan Masyarakat itu dilaksanakan di gedung Women Centre and Child, dibuka Bupati Teluk Bintuni diwakili Plt Kepala Dinas Kesehatan, Yohanis Manobi, Selasa (16/9).

Dalam sambutannya, Manobi menyatakan raker kesehatan masyarakat (Kesmas) ini sangat penting dilakukan. Sebab, menjadi momen mengevaluasi pelaksanaan program Kesmas sepanjang tahun 2024.

Adapun capaian kinerja bidang Kesmas, Manobi memaparkan antara lain; kunjungan ibu hamil pertama mencapai 55 persen, kunjungan ibu hamil 4 kali selama masa kehamilan mencapai 47 persen dan persalinan ditolong tenaga kesehatan mencapai 61 persen.

Selanjutnya, kunjungan ibu nifas mencapai 62 persen, kematian ibu mencapai 5 orang, kunjungan neonates mencapai 62 persen, kematian bayi sebanyak 19 orang, kunjungan balita ke posyandu mencapai 74 persen.

“Balita gizi buruk mencapai 1 persen, gizi kurang mencapai 8 persen, balita stunting mencapai 10 persen, remaja putri yang diskrining mencapai 49 persen dan yang mengkonsumsi tablet tambah darah mencapai 56 persen,” ujarnya.

Ia menambahkan, remaja putri yang anemia mencapai 1,2 persen, posyandu melakukan kegiatan rutin mencapai 65 persen, posyandu terdaftar dikomdat 48 persen serta lansia yang dilayani mencapai 83 persen.

“Fasilitas kesehatan melaksanakan pengelolaan limbah medis sesuai standard mencapai 100 persen, sarana air minum yang diawasi kualitas air mencapai 54 persen, keluarga mempunyai akses air bersih sebanyak 75 persen, jamban sehat mencapai 85 persen, tempat pengelolaan pangan yang memenuhi standard mencapai 100 persen dan kampung melaksanakan kesehatan kerja mencapai 13 persen,” paparnya.

Manobi menyebut, dengan peranan yang sangat strategis tersebut, maka semua aspek ini memerlukan kerjasama lintas sektor dan lintas program agar dapat memberikan hasil yang optimal.

Untuk itu, Manobi menekankan sejumlah hal penting yang perlu dilakukan jajarannya yakni: perkuat koordinasi antar penanggung jawab program kesehatan masyarakat dan lakukan inovasi dalam memberikan pelayanan kesehatan, khususnya dalam menghadapi tantangan kesehatan global maupun lokal.

“Lakukan pemantauan dan evaluasi berkala, sehingga setiap kendala dapat segera ditindaklanjuti serta fokus pada capaian indikator kesehatan masyarakat, sesuai target pembangunan daerah dan nasional,” pungkasnya seraya mengapresiasi komitmen kerja seluruh jajaran dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Sebagai informasi, kegiatan raker Kesmas ini dilaksanakan selama tiga hari kedepan pasca dibuka Plt Kadinkes, Yohanis Manobi. Sebagai narasumber dalam kegiatan ini, pihak Bidang Kesehatan Masyarakat menghadirkan seorang ahli dari Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat. (len)

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 80 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Perjuangan ATLM Muda Dari Babo Untuk Jadi Pembaca Mikroskopi Malaria yang Andal

16 November 2025 - 21:29 WIB

Pengadaan 3 Alkes, RSUD Bintuni Ajukan Proposal ke Pusat

14 November 2025 - 10:31 WIB

Kejar Target Layanan Cuci Darah, RSUD Bintuni Surati PERNEFRI

14 November 2025 - 10:28 WIB

Dua Dokter RSUD Bintuni Ukir Prestasi di Level Provinsi, Ketua LMA 7 Suku: Kami Bangga

14 November 2025 - 10:24 WIB

Prestasi Mentereng RSUD Bintuni, Joko Lingara: Jangan Lupakan Jasa Para Pendahulu

13 November 2025 - 09:31 WIB

Tokoh Adat dan Tokoh Agama, Apresiasi Perkembangan RSUD Bintuni

12 November 2025 - 21:20 WIB

Trending di Kesehatan
error: Content is protected !!