Menu ✖

Mode Gelap

Info Tanah Papua · 7 Mar 2025 22:02 WIB ·

Kehadiran Pelayan, Berpengaruh Positif Terhadap Perubahan Karakter Jemaat


 Sekretaris Klasis GKI Teluk Bintuni, Pdt. Yohanis Lanta, S.Si Perbesar

Sekretaris Klasis GKI Teluk Bintuni, Pdt. Yohanis Lanta, S.Si

TELUK BINTUNI, Mangrove.id| Pergumulan Klasis GKI Teluk Bintuni akan kebutuhan tenaga pelayan firman, sudah terjawab pada Oktober 2024 lalu.

Dimana, Badan Pekerja Sinode GKI di Tanah Papua telah menempatkan sebanyak 23 calon pelayan (capel) untuk melayani di Tanah Sisar Matiti.

Jumlah ini, terbilang cukup untuk mengisi kekosongan pelayan pada jemaat-jemaat yang tersebar di empat lingkungan pelayanan, utamanya di wilayah pesisir dan pegunungan.

Saat dijumpai di ruang kerjanya, Sekretaris Klasis GKI Teluk Bintuni, Pendeta Yohanis Lanta, S.Si menyatakan pihaknya sangat bersyukur. Pasalnya, kekurangan tenaga pelayan khususnya pendeta menjadi pergumulan sejak lama.

“Kami sangat berterima kasih kepada Badan Pekerja Sinode GKI di Tanah Papua yang telah memberikan kami tenaga pelayan,” ucapnya, Kamis (6/3).

Ia menyatakan, kehadiran 23 calon pelayan ini di tengah-tengah jemaat, memberi pengaruh cukup besar dalam pertumbuhan iman jemaat.

“Kehadiran mereka tentu memberikan dampak yang sangat positif. Karena, akan ada perkembangan pelayanan di sana,” ujarnya.

Konteks perkembangan pelayanan ini, ia mengatakan, sangat terlihat di semua sendi kehidupan baik secara berjemaat, maupun bermasyarakat. Faktor inilah, kemudian menjadi harapan semua pihak, tak hanya gereja.

Pasalnya, karakter seseorang yang sehat jasmani dan rohani, nyatanya menjadi indikator penting dalam rangka mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing.

“Faktanya, ketika seseorang terlibat aktif dalam ibadah maupun kegiatan gerejawi, secara langsung dia akan mengalami pertumbuhan rohani. Sebab, mind set hingga attitude dia, semuanya akan berubah menjadi lebih baik,” sambungnya.

Perubahan yang positif ini, ia optimis, akan memberi dampak bagi lingkungan tempat tinggal, termasuk lingkungan kerja.

“Mau dia bekerja di lingkup pemerintah, militer, kepolisian atau di lembaga adat sekalipun, pasti dia akan menjadi berkat bagi orang lain,” pungkas mantan Ketua Jemaat GKI Eygendaal Babo tersebut. (len)

Artikel ini telah dibaca 110 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

PKB GKI Bintuni Siap ke Jayapura, Lagu Suku Sougb Akan Dibawakan Dalam Lomba

30 Oktober 2026 - 08:01 WIB

JMSI Teluk Bintuni Mulai Dibentuk, Valen Wanma: Sinergi Mendukung Pembangunan

27 Oktober 2026 - 07:02 WIB

Satu Tungku Tiga Batu: Ketika Adat Menjaga Rumah Iman

20 Oktober 2026 - 19:03 WIB

Dr. Victor Rumere: Isu GEDSI Belum Menjadi Prioritas dalam Kebijakan Fiskal Daerah

20 Oktober 2026 - 15:38 WIB

Hasil Kajian Yayasan Bupaso Didiseminasikan, BP4D Wondama Sambut Positif

17 Oktober 2026 - 16:43 WIB

Bahan Pangan Lokal Dipacu Jadi Motor Ekonomi Papua Barat

6 Oktober 2026 - 14:01 WIB

Trending di Info Tanah Papua
error: Content is protected !!