Menu

Mode Gelap

Pemerintahan · 14 Sep 2024 17:28 WIB ·

Resmikan Puskesmas Waibon, Bupati AFU Harap Angka Kesakitan Menurun


 Bupati Raja Ampat, Abdul Faris Umlati meresmikan Puskesmas Waibon, dengan menandatangani prasasti, Sabtu. Perbesar

Bupati Raja Ampat, Abdul Faris Umlati meresmikan Puskesmas Waibon, dengan menandatangani prasasti, Sabtu.

RAJA AMPAT, Mangrove.id| Gedung Puskesmas Waibon, distrik Salawati Barat, Raja Ampat, Provinsi Papua Barat Daya, terhitung sejak Sabtu (14/9), sudah bisa difungsikan melayani masyarakat.

Gedung megah ini, diresmikan Bupati Raja Ampat, Abdul Faris Umlati disaksikan Forkopimda, Sekda dan para pejabat di lingkup Pemkab Raja Ampat, tenaga medis serta masyarakat.

Beroperasinya Puskesmas ini merupakan wujud nyata dari upaya pemerintah setempat dalam meningkatkan akses dan kualitas pelayanan kesehatan bagi seluruh masyarakat, khususnya di wilayah Salawati Barat.

“Kami berharap masyarakat dapat lebih mudah mendapatkan layanan kesehatan, terutama bagi mereka yang tinggal di daerah yang sulit dijangkau,” ucap Bupati AFU dalam sambutannya.

Bupati menyatakan, pelayanan kesehatan adalah hak setiap warga negara, dan pemerintah Kabupaten Raja Ampat berkomitmen untuk terus berupaya memenuhi hak tersebut.

Puskesmas ini, sebut Bupati, sudah memenuhi standar pelayanan yang dilengkapi dengan berbagai fasilitas medis yang memadai.

Sehingga, Bupati berharap, mampu memberikan pelayanan kesehatan yang prima kepada masyarakat.

“Kami menyadari bahwa kesehatan adalah faktor penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” ujarnya.

Dengan adanya Puskesmas ini, Bupati berharap, dapat membantu menurunkan angka kesakitan, meningkatkan derajat kesehatan, serta memberikan edukasi kesehatan kepada masyarakat.

Selain itu, ia juga berharap sinergi antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat dapat terus terjalin dengan baik.

Di kesempatan ini, Bupati menginstruksikan Kepala Dinas Kesehatan Raja Ampat untuk terus memantau dan memastikan ketersediaan obat di Puskesmas Waibon, dan seluruh Puskesmas se Raja Ampat.

“Jangan gedung baru sudah kita bangun tapi isinya kosong. Masyarakat akhirnya protes, hingga viral lagi,” imbuh Bupati.

Bupati mengimbau, kepada seluruh masyarakat khususnya di Salawati Barat, untuk memanfaatkan fasilitas yang ada di Puskesmas Waibon dengan sebaik-baiknya.

“Serta bersama-sama menjaga dan merawatnya agar dapat terus memberikan manfaat dalam jangka panjang,” pungkas Bupati AFU. (wanma)

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 104 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Dirjen Keuda Kemendagri Tekankan Sinergi dan Akuntabilitas dalam Musrenbang Otsus Teluk Bintuni

23 April 2026 - 23:29 WIB

Kepala BKN RI: Kepala Daerah Bisa Ganti Kepala OPD dalam 6 Bulan, Tak Perlu Tunggu 2 Tahun

21 April 2026 - 13:29 WIB

Solusi Papua Barat Menuju Kemandirian Ditengah Ketergantungan Fiskal

21 April 2026 - 06:24 WIB

Pansus LKPJ DPRP Papua Barat Mulai Bedah Dokumen Pemerintah

20 April 2026 - 20:07 WIB

Pelantikan Jabatan oleh Bupati Teluk Bintuni Tidak Bertentangan dengan Otonomi Khusus

18 April 2026 - 22:44 WIB

YLBH Sisar Matiti Dukung Bupati Anisto Soal Revisi Perdasus DBH Migas

17 April 2026 - 16:57 WIB

Trending di Pemerintahan
error: Content is protected !!