Menu

Mode Gelap

Pemerintahan · 6 Agu 2022 20:11 WIB ·

Buka Sosialisasi Perda KI, Plt Sekda Teluk Bintuni Sebut KI Pilar Utama


 Plt Sekda Teluk Bintuni, Drs. Frans Nicolas Awak (tengah) didampingi Kepala Dinas Perindagkop dan UKM, Yulius Bandi (kiri) dan Kabag Hukum Setda Teluk Bintuni, DR. George Wanma (kanan). Perbesar

Plt Sekda Teluk Bintuni, Drs. Frans Nicolas Awak (tengah) didampingi Kepala Dinas Perindagkop dan UKM, Yulius Bandi (kiri) dan Kabag Hukum Setda Teluk Bintuni, DR. George Wanma (kanan).

Mangrove.id| Plt Sekda Teluk Bintuni, Drs. Frans Nicolas Awak membuka kegiatan sosialisasi Perda Kawasan Industri yang diprakarsai Dinas Perindagkop dan UKM Teluk Bintuni, berlangsung disalah satu aula di Awarepi distrik Bintuni, Jumat (5/8/2022).

Kegiatan ini dihadiri sejumlah Pimpinan OPD di lingkup Pemkab Teluk Bintuni, Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat dan pihak lainnya.

Dalam sambutannya, Plt Sekda menyatakan, pembangunan industri  merupakan salah satu pilar utama dalam pembangunan perekonomian nasional.

Dengan menerapkan prinsip pembangunan nasional yang berkelanjutan dan dengan didasarkan atas aspek pembangunan ekonomi, sosial, budaya dan lingkungan hidup.

Sesuai dengan amanat  UU No 3 Tahun 2014, Plt Sekda menuturkan, implementasi dari komitmen pembangunan nasional yang terus mengakselerasi pengembangan kawasan industri di luar pulau Jawa guna mendorong pemerataan pembangunan dan ekonomi.

Plt Sekda menambahkan, dalam upaya pembangunan industri yang berwawasan lingkungan, mempercepat pertumbuhan industri di daerah, meningkatkan daya saing investasi dan memberikan kepastian lokasi, dalam perencanaan dan pembangunan infrastruktur yang terkoordinasi antar sektor terkait.

Khusus bagi Kawasan Industri di Kabupaten Teluk Bintuni, Plt Sekda menilai, telah menjadi prioritas yang sudah dicanangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN).

“Dikarenakan memiliki Sumber Daya Alam untuk mendukung industri Petrokimia yang diharapkan akan menarik investasi sebesar Rp 1,76 triliun. Serta investasi sebesar USD 800 juta,dari pengembangan indy methanol dan turunannya serta industri ammonia dan turunannya,” tutup Plt Sekda. (Susi)

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 65 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Dirjen Keuda Kemendagri Tekankan Sinergi dan Akuntabilitas dalam Musrenbang Otsus Teluk Bintuni

23 April 2026 - 23:29 WIB

Kepala BKN RI: Kepala Daerah Bisa Ganti Kepala OPD dalam 6 Bulan, Tak Perlu Tunggu 2 Tahun

21 April 2026 - 13:29 WIB

Solusi Papua Barat Menuju Kemandirian Ditengah Ketergantungan Fiskal

21 April 2026 - 06:24 WIB

Pansus LKPJ DPRP Papua Barat Mulai Bedah Dokumen Pemerintah

20 April 2026 - 20:07 WIB

Pelantikan Jabatan oleh Bupati Teluk Bintuni Tidak Bertentangan dengan Otonomi Khusus

18 April 2026 - 22:44 WIB

YLBH Sisar Matiti Dukung Bupati Anisto Soal Revisi Perdasus DBH Migas

17 April 2026 - 16:57 WIB

Trending di Pemerintahan
error: Content is protected !!