Menu

Mode Gelap

Berita Daerah · 28 Mei 2022 19:05 WIB ·

Akibat Ricuh, Pembagian Dana Kompensasi Tahap Dua Masyarakat Sebyar Ditunda


 Suasana ricuh di GSG saat pertemuan untuk membahas pembagian dana kompensasi tahap dua sebesar Rp 16,2 M Perbesar

Suasana ricuh di GSG saat pertemuan untuk membahas pembagian dana kompensasi tahap dua sebesar Rp 16,2 M

Mangrove.id| Pembagian dana kompensasi tahap dua sebesar Rp 16,2 Miliar yang diterima dari Pemerintah sebagai ganti rugi eksploitasi sumur gas di lokasi proyek BP LNG Tangguh, kabupaten Teluk Bintuni, belum menemui kata sepakat.

Pasalnya, masyarakat Suku Sebyar saat tatap muka di Gedung Serba Guna (GSG) Bintuni, Jumat (27/5/2022) masih berdebat soal mekanisme pembagian dana tersebut.

Nuah Inai selaku perwakilan Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Sebyar, menyatakan tujuan pertemuan itu untuk mendapatkan kesepakatan bersama.

Namun kata Inai, pertemuan pada hari Jumat itu terpaksa tertunda dikarenakan perbedaan pendapat yang terjadi.

“Dalam pembahasan, ada tiga distrik yang belum menemukan hasil yaitu distrik Tomu, Weriagar dan Taroi. Dan kami akan jadwalkan kembali, mudah-mudahan dalam waktu dekat sudah selesai,” harapnya.

Pantauan media ini, terjadi keributan dan aksi saling kejar-kejaran, bahkan ada aksi saling melempar kursi. Akan tetapi, pihak keamanan berhasil meredam perselisihan tersebut sehingga bisa kondusif. (Susi)

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 193 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Semarak HUT ke-23, PWI Teluk Bintuni Terjunkan 6 Delegasi di Lomba Domino

6 Juni 2026 - 18:07 WIB

Keberagaman Suku dan Budaya Adalah Kekuatan Utama Pembangunan Teluk Bintuni

6 Juni 2026 - 18:06 WIB

Polisi Segera Periksa Plt Kadis PUPR Papua Tengah

5 Juni 2026 - 11:45 WIB

Polisi Angkat Bicara Soal LP Dugaan Pemalsuan Dokumen Oleh Oknum BP. Berau Ltd

5 Juni 2026 - 10:44 WIB

580 Hari Berlalu, Kuasa Hukum Sebut LP Pemalsuan Surat Oknum BP. Berau Masih “Jalan Ditempat”

5 Juni 2026 - 10:13 WIB

Advokad dan Konsultan Hukum, Rustam SH., CPCLE

Krisis Basis Data OAP dan Masa Depan Otonomi Khusus Papua

28 Mei 2026 - 12:36 WIB

Trending di Berita Daerah
error: Content is protected !!