Menu

Mode Gelap

Berita Daerah · 1 Jul 2026 13:42 WIB ·

Ombudsman Dorong Penyelesaian Air Bersih di Kabupaten Bintuni


 Ombudsman Perwakilan Provinsi Papua Barat dalam gelaran FGD masalah air bersih di Kabupaten Teluk Bintuni. Perbesar

Ombudsman Perwakilan Provinsi Papua Barat dalam gelaran FGD masalah air bersih di Kabupaten Teluk Bintuni.

Teluk Bintuni, mangrove.id | Ombudsman perwakilan Provinsi Papua Barat kembali mendorong penyelesaian persoalan krusial di masyarakat yang terjadi di Kabupaten Teluk Bintuni. Setelah tahun 2025 mendorong masalah persampahan di Sorong, kini Ombudsman fokus terhadap masalah air bersih di Kabupaten Teluk Bintuni.

Hal pertama yang dilakukan adalah melaksanakan FGD dengan sejumlah pihak untuk mengumpulkan saran dan masukan yang akan digunakan sebagai pintu masuk dalam penyelesaian masalah.

Kepala perwakilan Ombudsman Provinsi Papua Barat, Amus Atkana mengatakan, dari informasi dan data yang didapat, kondisi air di Kabupaten Teluk Bintuni keruh, kotor dan mengandung kaporit.

“Banyak data yang kami dapat dari masyarakat tentang penyakit yang ditimbulkan dari masalah air bersih. Bagi kami ini adalah masalah yang harus diselesaikan pemerintah,” ungkapnya.

Sebab kata dia, publik adalah ruang yang penting. Pemerintah hadir untuk masyarakat. Sehingga jabatan yang diberikan oleh negara harus dipikul dengan baik dengan orientasi pelaksanaan program yang berpihak kepada masyarakat.

“Pola pikir yang paling sederhana adalah ketika ada rakyat maka ada kita dan jabatan kita. Jadi, bagaimana caranya kita gandeng mereka untuk menuntaskan masalah air bersih didaerah ini,” terangnya.

Untuk itu, kata dia, menyangkut persoalan air bersih, pihaknya juga akan berkoordinasi dan sering data dengan kementerian terkait melalui balai wilayah sungai maupun balai perumahan.

“Ini adalah inisiatif Ombudsman terkait isu penting di masyarakat yang perlu kita dorong ke pemerintah untuk mendapat penanganan secara serius melalui program dan kebijakan,” terangnya.

“Pedapatan terbesar di Papua Barat ada di Bintuni. Perusahaan migas beroperasi setiap hari, tapi air masih menjadi . Paling tidak, perut di ambil, udara di ambil tapi masyarakat bisa mendapat kesejahteraan,” tambahnya. (len)

 

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 42 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Kontingen Aceh Tinggalkan ‘Jejak Hijau’ di Pulau Mansinam: Ikatan Emosional Dua Daerah

26 Juni 2026 - 20:53 WIB

BPJS Kesehatan Cabang Jayapura Gelar Pelatihan Service Excellence dan Professional Communication for Healthcare

22 Juni 2026 - 11:07 WIB

Polisi Hentikan Penyelidikan Kasus BKMT, Patrix : Giliran Kita Siapkan Langkah Hukum

22 Juni 2026 - 11:02 WIB

KAHMI Papua Barat Mengapresiasi Event Pesparawi XIV di Manokwari

19 Juni 2026 - 18:57 WIB

OKP dan Mahasiswa Manokwari Tolak Aksi Demo: Siap Dukung Penuh Pesparawi Nasional XIV

18 Juni 2026 - 22:07 WIB

BBPJN Jamin Keamanan Infrastruktur Jalan, Sukseskan Pesparawi Nasional di Manokwari

13 Juni 2026 - 19:17 WIB

Trending di Berita Daerah
error: Content is protected !!