MANOKWARI, mangrove.id| Berbagai organisasi kepemudaan (OKP) dan organisasi kemahasiswaan di Manokwari secara tegas menyatakan sikap menolak rencana aksi demonstrasi yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.
Sebaliknya, mereka berkomitmen penuh untuk mendukung dan menyukseskan pelaksanaan Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV Tahun 2026 yang akan digelar di Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat, 18 – 28 Juni 2026.
Pernyataan sikap ini mencuat usai rapat yang digelar Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Papua Barat bersama sejumlah perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Organisasi Kepemudaan di Manokwari, Kamis (18/6/2026).
Rapat yang berlangsung di salah satu café ini, diinisiasi Badan Kesbangpol Papua Barat sebagai respon cepat guna menyikapi beredarnya selebaran (flyer) digital di media sosial yang berisi ajakan aksi unjuk rasa.
Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Papua Barat, Rheinhard C. Maniagasi, S.STP, M.Si, yang dikonfirmasi usai rapat, mengungkapkan pertemuan tersebut menghasilkan kesepakatan-kesepakatan penting, yang pada intinya para pemuda dan mahasiswa sepakat untuk bersama-sama pemerintah menjaga kondusivitas daerah.
“Sudah ada pernyataan dari beberapa organisasi kepemudaan maupun kemahasiswaan bahwa mereka menolak aksi itu. Berbagai organisasi dan perwakilannya menyampaikan pernyataan sikap mendukung penuh pelaksanaan Pesparawi Nasional XIV di Kabupaten Manokwari dan siap untuk sama-sama menjaga kamtibmas,” ujar Rheinhard.
Dukungan serupa juga diserukan Ketua BEM STT Erikson-Tritt Manokwari, Wilson Segi Mandacan yang hadir bersama perwakilan BEM dan OKP lainnya dalam rapat tersebut. Ia mengapresiasi, rapat yang diprakarsai Badan Kesbangpol Papua Barat, karena telah menjadi ruang penyamaan persepsi.
Ia menegaskan bahwa seluruh elemen mahasiswa dan pemuda sepakat memberikan garansi keamanan agar tidak ada satu pun pihak yang menghalangi jalannya Pesparawi Nasional XIV di Kota Injil.
“Ajang nasional ini kami pandang sebagai momentum emas untuk memperkenalkan potensi Papua Barat kepada para delegasi dari 37 provinsi yang datang ke Manokwari,” katanya.
“Maka, jangan ada aksi apa pun yang menghalangi Pesparawi Nasional ini. Kita semua harus dukung terus dalam doa, bergandengan tangan, menjaga, dan terus menopang agar acara ini berjalan dengan baik,” tegas Wilson.
Di kesempatan ini, ia mengajak seluruh lapisan masyarakat, kelompok pemuda, dan pemerintah untuk bergandengan tangan menopang kesuksesan acara ini.
Secara khusus kepada pihak keamanan, ia meminta untuk tidak ragu menindak secara tegas sesuai prosedur hukum yang berlaku, jika ada pihak-pihak yang tetap memaksakan diri menggelar aksi unjuk rasa.
“Dengan sinergitas bersama, maka Kabupaten Manokwari akan menjadi tuan rumah yang berkesan bagi para tamu Pesparawi Nasional XIV,” pungkasnya. (len)


































Hari ini : 760
Kemarin : 695
Total Kunjungan : 236280
Hits Hari ini : 1735
Who's Online : 8