Menu ✖

Mode Gelap

Politik · 26 Okt 2024 09:37 WIB ·

Program ‘Ko Suka Sa, Sa Suka Ko’ Ditawarkan, AFU: Satu Untuk Semua, Semua Untuk Satu


 Calon Gubernur PBD, AFU usai melantik relawan ARUS Kaki Seribu. Perbesar

Calon Gubernur PBD, AFU usai melantik relawan ARUS Kaki Seribu.

KOTA SORONG, Mangrove.id| Calon Gubernur Papua Barat Daya Nomor Urut 1, Abdul Faris Umlati (AFU), menawarkan sejumlah program kerja yang akan dilaksanakan pasangan ARUS, jika terpilih nantinya.

Kepada simpatisan pendukung pasangan ARUS saat pertemuan di Moyo, Km 12, kota Sorong, Jumat (25/10), AFU mengatakan, bukan soal yang sulit sebab dirinya dan Petrus Kasihiw punya segudang pengalaman.

“Ada yang namanya kartu ‘Sa Suka Ko, Ko Suka Sa’. Kartu itu akan menjadi data base untuk semua, satu untuk semua, semua untuk satu,” jelas AFU.

AFU menjelaskan, kartu itu secara teknis akan digunakan sebagai akses untuk menerima layanan beasiswa dan bantuan pendidikan, kesehatan gratis, bantuan modal usaha dan lain-lain.

Di kesempatan itu, AFU mengulas tentang program unggulan di Raja Ampat yang digagas oleh Pemda Raja Ampat di masa kepemimpinannya sebagai Bupati. Yakni, program perlindungan bagi pekerja non upah bekerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan.

“Dimana, program itu akan memproteksi para pekerja non upah, bahkan ketika mengalami kecelakaan kerja,” sebutnya.

Ia menuturkan, pekerja non upah ini bukan berstatus sebagai PNS, TNI,  Polri dan bukan karyawan BUMN/BUMD. Tapi, mereka yang bekerja sebagai penjual pinang, penjual BBM eceran, pejasa ojek, buruh bangunan, nelayan, petani dan sebagainya.

Tak hanya itu, AFU mengungkapkan, para Pendeta, Ustad, Pastor serta Tokoh-tokoh agama lain, juga masuk dalam klaim program tersebut.

Ia mencontohkan, di kabupaten Raja Ampat, masyarakat akan menerima klaim itu, ketika mengalami kecelakaan kerja, bahkan sampai meninggal. Nilainya, bisa mencapai Rp 42 juta untuk yang meninggal, dan diberikan kepada pihak keluarga guna mengurus keperluan duka.

Dari dana tersebut, ketika ada kelebihan, maka uangnya akan dipakai oleh keluarga sebagai modal usaha, agar bisa dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Pemerintah sangat memahami, andaikan suaminya mengalami kecelakaan kerja hingga meninggal, maka istri dan anak-anaknya harus mendapat jaminan hidup. Dan untuk pendidikan, kami berikan beasiswa hingga perguruan tinggi,” pungkasnya. (wanma)

Artikel ini telah dibaca 95 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

PSI Papua Barat Targetkan 1 Kursi DPR RI pada 2029, Petrus Kasihiw: Optimisme Kemenangan Sudah Terpasang

29 Oktober 2026 - 15:10 WIB

Petrus Kasihiw Pimpin PSI Papua Barat, Andris: Momentum Baru

23 Oktober 2026 - 08:48 WIB

Petrus Kasihiw Mengundurkan Diri dari Ketua DPW NasDem PBD dan Keanggotaan Partai

10 Oktober 2026 - 11:08 WIB

Dua Eks Bupati di Papua Barat Gabung PSI, DPW: Sementara Login

16 Mei 2026 - 22:44 WIB

Kaesang Pangarep Targetkan Kader Asli Papua Besarkan PSI di Pemilu 2029

4 Mei 2026 - 23:16 WIB

Kaesang Pangarep Pilih Manokwari Jadi Titik Awal ‘Roadshow’ Politik PSI se-Tanah Papua

24 April 2026 - 19:14 WIB

Trending di Politik
error: Content is protected !!