TELUK BINTUNI, mangrove.id| Persekutuan Wanita (PW) dari jemaat-jemaat se lingkungan 1 Klasis GKI Teluk Bintuni mengikuti lomba merangkai bunga hidup dalam rangka menyongsong HUT ke-100 Klasis GKI Teluk Bintuni.

Lomba tersebut berlangsung di kantor Klasis GKI Teluk Bintuni bersamaan dengan lomba memasak papeda dan ikan kuah kuning, Sabtu (7/2).

Alasan panitia mengadakan lomba ini, untuk mengasah kemampuan kaum PW dalam mengolah tanaman yang ada di sekitar lingkungan mereka, menjadi hiasan meja altar yang bermakna theologis.

Sekretaris Klasis GKI Teluk Bintuni, Pdt Johanis Lanta menyatakan, kegiatan ini sejalan dengan Tata Gereja GKI yang mengarahkan penggunaan bunga hidup sebagai simbol keindahan kehidupan yang dipersembahkan kepada Tuhan.

“Lewat momen ini, ibu-ibu dilatih untuk mampu merangkai bunga-bunga yang ada di pekarangan agar bisa dipakai dalam pelayanan gereja,” ujar Pdt Lanta saat wawancara usai membuka kegiatan lomba, Sabtu (7/2).

Dalam perlombaan, para peserta terlihat fokus dan lincah dalam merangkai bunga di bawah pengawasan dewan juri. Antusiasme jemaat terlihat sangat tinggi, yang menunjukkan kerinduan warga gereja terhadap kegiatan kreatif seperti ini.

Selain menonjolkan sisi estetika, kegiatan ini juga membawa misi “Tahun Kepedulian” yang mengajak jemaat untuk lebih mencintai sesama dan alam ciptaan Tuhan.

Ketua Panitia, Ikaros Dimara saat melihat hasil karya ibu-ibu PW
“Meski ada unsur kompetisi, nilai utama yang ditekankan adalah kebersamaan, kekompakan, dan rasa syukur atas kasih Tuhan melalui pelayanan di tingkat jemaat, klasis, bahkan sinode,” tutup Pdt Lanta. (len)
































Hari ini : 734
Kemarin : 670
Total Kunjungan : 177457
Hits Hari ini : 1928
Who's Online : 5