Menu

Mode Gelap

Berita Daerah · 29 Apr 2026 21:55 WIB ·

Ketua MUI Teluk Bintuni: Perbedaan Keyakinan Bukan Alasan Terpecah


 Ketua MUI Teluk Bintuni: Perbedaan Keyakinan Bukan Alasan Terpecah Perbesar

TELUK BINTUNI, mangrove.id| Di tengah keberagaman keyakinan di Tanah Papua khususnya Papua Barat, filosofi Rumah Kaki Seribu menjadi simbol abadi bahwa perbedaan agama bukanlah pemisah, melainkan pilar yang saling menguatkan.

Pesan ini dikemukakan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Teluk Bintuni, Ustad Rahman Urbun, saat menjamu pengurus PWI Teluk Bintuni di Kampung Waraitama, Rabu (29/4/2026).

Ustad Rahman menegaskan, bahwa kerukunan di Papua Barat, utamanya di Kabupaten Teluk Bintuni, bukanlah sebuah keterpaksaan, melainkan nilai yang diwariskan melalui filosofi rumah adat.

Ia menganalogikan kaki-kaki penyangga Rumah Kaki Seribu sebagai representasi umat beragama yang berbeda, yakni: Islam, Protestan, Katolik, Hindu, dan Budha, namun berdiri di atas satu tanah yang sama.

“Perbedaan keyakinan bukan alasan untuk terpecah. Justru seperti Rumah Kaki Seribu, semakin banyak penyangga maka rumah itu semakin kokoh. Begitu pula masyarakat kita, semakin kuat toleransi, maka semakin kokoh pula persatuan kita,” tegasnya.

Lebih jauh, ia menjelaskan bahwa masyarakat di wilayah Papua Barat (mencakup tujuh kabupaten: Manokwari, Manokwari Selatan, Pegunungan Arfak, Teluk Bintuni, Teluk Wondama, Fakfak, dan Kaimana) telah lama mempraktikkan konsep “Agama Keluarga”.

Dalam konsep ini, perbedaan dogma agama tidak pernah menjadi penghalang dalam membangun kebersamaan sosial.

Oleh karenanya, ia berharap, semangat ini tidak berhenti pada generasi saat ini, tetapi menjadi warisan bagi generasi selanjutnya. Ia mengingatkan bahwa kerukunan antarumat beragama adalah nilai hidup yang nyata, bukan sekadar slogan politik atau formalitas.

“Jangan biarkan perbedaan memutus tali persaudaraan. Kita harus memastikan bahwa fondasi besar persatuan ini tetap dijaga agar pembangunan daerah dapat berjalan dengan damai dan martabat,” tutupnya. (len)

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 28 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

LMA Sebyar Sebut Alasan BP Ganti Konstruksi Kayu ke Baja Ringan Tidak Mendasar

18 Mei 2026 - 11:33 WIB

Ketua LMA Sebyar, Yohanis Bauw

LMA Dukung Polisi Ungkap Kasus Pemalsuan Surat Oknum BP Berau Soal Pembangunan 359 Rumah

16 Mei 2026 - 17:54 WIB

Ketua LMA Sebyar, Yohanis Bauw

Pemkab Teluk Bintuni Berhasil Tekan Angka Kemiskinan Ekstrem

13 Mei 2026 - 14:36 WIB

Kepala BPS Papua Barat apresiasi Pemkab Bintuni berhasil menekan angka kemiskinan ekstrem.

Tetap Ditahan Jaksa, PH Terdakwa Penganiayaan Tunjukan Bukti Penolakan WBP Karena Sakit

13 Mei 2026 - 14:26 WIB

Advokad dan Konsultan Hukum, Rustam SH., CPCLE

Polda Didesak Usut Tuntas LP Dokumen Palsu BP Berau Soal Pembangunan Ratusan Rumah di Bintuni

12 Mei 2026 - 13:21 WIB

Advokad dan Konsultan Hukum, Rustam SH., CPCLE

Wondama Sabet Medali Terbanyak di Turnamen Tenis Piala Gubernur Cup Papua Barat 2026

12 Mei 2026 - 13:08 WIB

Tim Tenis Wondama raih gelar kemenangan terbanyak di Turnamen Tennis Piala Gubernur Cup Papua Barat 2026.
Trending di Berita Daerah
error: Content is protected !!