TELUK BINTUNI, mangrove.id| Jemaat GKI Via Dolorosa, Klasis Teluk Bintuni sudah menetapkan program pelayanan untuk tahun 2026, dalam Sidang Jemaat ke-25, Selasa (11/11).
Program-program tersebut, ada yang merupakan program lanjutan hasil evaluasi, namun ada juga program baru berdasarkan perkembangan kebutuhan jemaat.
Meski memutuskan banyak program yang akan dilaksanakan empat unsur dalam jemaat, ada satu program yang mencolok, dan memiliki hubungan erat dengan visi pemerintah dalam rangka mencetak generasi penerus.
Ketua Jemaat GKI Via Dolorosa, Pdt. Piter Solissa menyebut, program tersebut berupa pembinaan bagi anak-anak yang kurang mendapat perhatian orang tua.
“Ada satu program yang kami akan lebih konsen ke sana. Pembinaan bagi anak-anak yang kurang mendapat perhatian orang tua,” ujarnya saat wawancara, Rabu (12/11) di Bintuni.
Pdt Solissa menerangkan, sekarang ini sudah banyak anak-anak yang terjerumus dalam pergaulan bebas, bahkan diantaranya terpaksa berurusan dengan hukum.
Meski sudah menjadi program pelayanan di tahun depan, Pdt Solissa mengaku, merealisasikan program tersebut, pihaknya tidak bisa berjalan sendiri. Namun, membutuhkan pihak lain.
“Dalam sidang, kami sudah sepakati bahwa, untuk menyelamatkan anak-anak ini, gereja tidak bisa jalan sendiri. Tapi, membutuhkan pihak lain,” ungkapnya.
Pdt Solissa mencontohkan, kegiatan pembinaan seputar kesehatan, pihaknya harus menggandeng instansi kesehatan. Begitupun dengan penyuluhan soal dampak kenakalan remaja, harus menggandeng pihak kepolisian.
“Kami ingin mencegah anak-anak ini terjerumus lebih jauh, apalagi mereka ini generasi penerus,” ucapnya sembari menjelaskan semua program untuk tahun 2026 selaras dengan 11 program dalam Renstra Sinode serta mengacu pada tema Kepedulian.
Sebagai informasi, hasil sidang jemaat ke-25, telah menetapkan sejumlah program yang terbagi dalam empat bidang.
Yakni: bidang persekutuan yang meliputi kegiatan-kegiatan urusan pembinaan di unsur PKB, PW, PAM dan PAR. Dalam bidang ini, terdapat sekira 24 program dan 46 kegiatan.
Bidang pelayanan, meliputi kegiatan urusan pelayanan kasih dan kepedulian, urusan aset dan ekonomi gereja serta keuangan. Bidang ini, memiliki 2 program dengan 13 kegiatan.
Bidang kesaksian, meliputi kegiatan urusan misi penginjilan, pemuridan dan kemitraan. Untuk bidang ini, hanya disepakati 1 program dengan 6 kegiatan.
Dan, bidang penatalayanan, meliputi urusan pengembangan sumber daya manusia, kebudayaan, pemuridan dan termasuk pengawasan keuangan, yang dijabarkan dalam 2 program dan 8 kegiatan. (len)

































Hari ini : 508
Kemarin : 375
Total Kunjungan : 164391
Hits Hari ini : 1996
Who's Online : 9