TELUK BINTUNI, mangrove.id| Bupati Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy menerima penghargaan dari Sinode GKI di Tanah Papua, di sela acara pembukaan Rapat Kerja IV Klasis GKI Teluk Bintuni, Rabu (3/12).
Penghargaan berupa plakat tersebut diserahkan Anggota Badan Pekerja Sinode Wilayah XII, Pdt. Rosalie Wamafma dihadapan ratusan peserta Raker.
Pemberian penghargaan kepada Bupati Anisto sebagai wujud rasa terima kasih Gereja atas kemitraan yang baik, antara GKI di Tanah Papua dan Pemda Teluk Bintuni, dalam rangka menyukseskan acara perayaan 1 Abad Nubuatan I.S. Kijne di Teluk Wondama, 25 Oktober lalu.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada bapak bupati, karena telah mendukung panitia dengan dana sebesar Rp 500 juta,” ucap Pdt. Wamafma.
Dia menyatakan, pihaknya sangat percaya bahwa pemberian Pemkab Teluk Bintuni sebesar Rp 500 juta itu sebagai sebuah ungkapan syukur. Lebih dari itu, kehadiran Bupati yang akrab dengan sapaan Anisto itu di Miei, menjadi kegembiraan tersendiri.
“Sekali lagi, kami ucapkan terima kasih kepada bapak bupati bersama seluruh jajaran,” tambahnya.
Di kesempatan ini, Pdt Wamafma menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh umat Kristen yang ada di Tanah Sisar Matiti atas kekurangan dan keterbatasan pada acara perayaan 1 Abad lalu.
“Yang tentunya, kami memohon maaf dari seluruh jemaat. Karena, pasti ada yang tidak bisa ter-cover secara baik pada pelaksanaan itu. Tetapi, itulah upaya maksimal panitia agar semua bisa dilayani,” jelasnya.
Apresiasi Bisa Hadiri Acara Gereja
Selain mengapresiasi kontribusi Pemda Teluk Bintuni di acara perayaan 1 Abad Nubuatan I.S. Kijne, Pdt. Wamafma juga mengapresiasi sikap Bupati Anisto yang sangat menghargai undangan Gereja.
Dia mencontohkan, pembukaan Raker IV Klasis yang bersamaan dengan pelaksanaan rapat paripurna di DPRK, namun Bupati Anisto rela meluangkan waktunya demi berjumpa dengan seluruh hamba Tuhan dan jemaat.
“Kami dapat info, kalau hari ini ada sidang di DPRK. Saya bilang tidak apa-apa. Semua itu baik. Bapak bupati mengerjakan apa yang harus dikerjakan, yang Tuhan percayakan. Kita tetap mengerjakan apa yang Tuhan perintahkan. Semua intinya menuju pada kedamaian, kesejahteraan,” jelasnya.
“Tetapi puji dan syukur bahwa tadi kami kumpul di kantor klasis, bapak bupati bisa datang. Luar biasa,” pungkasnya. (len)

































Hari ini : 508
Kemarin : 375
Total Kunjungan : 164391
Hits Hari ini : 1945
Who's Online : 9