Mangrove.id| Puncak perayaan HUT Kabupaten Teluk Bintuni ke-19, Kamis (9/6/2022), turut dimeriahkan dengan pentas tari kolosal yang dibawakan Sanggar Seni Budaya, Mua Wawi Sisar Matiti (Muwasma). Sanggar ini berdiri sejak Maret 2022 yang diisi siswa SD dan SMP beralamat di Kali Tubi, Bintuni.
Ketua Sanggar Muwasma, Kristin Nafurbenan kepada Wartawan mengungkapkan, sanggar ini didirikan untuk melestarikan budaya, mengingat sekarang ini banyak anak-anak muda hampir melupakan budaya.
“Kebanyakan anak-anak muda sekarang lebih mengenal budaya dan bahkan terpengaruh budaya dari luar,” ujar Kristin yang ditemui disela-sela kesibukan mengatur pentas.
Ia menjelaskan, selain menjadi tempat untuk berlatih tari, melalui wadah sanggar ini anak-anak turut dibina, dididik serta dibimbing untuk lebih mengenal budaya 7 Suku.
“Kami mengajarkan kepada anak-anak bahwa budaya sangatlah penting. Karena budaya merupakan jati diri anak-anak bangsa khususnya anak-anak 7 suku Kabupaten Teluk Bintuni,” ungkapnya.
Tarian yang ditampilkan di perayaan HUT kali ini, Ia menjelaskan mengandung makna perdamaian dan tarian api yang menunjukan bahwa mereka adalah pasukan pecinta budaya Orang Asli Papua.
“Untuk generasi penerus, meskipun dengan perkembangan zaman saat ini, tetapi budaya harus melekat pada diri kita karena budaya merupakan jati diri kita,” pesan Nafurbenan. (Susi)

































Hari ini : 397
Kemarin : 375
Total Kunjungan : 164280
Hits Hari ini : 1177
Who's Online : 5