TELUK BINTUNI, Mangrove.id| Musibah kebakaran yang terjadi pada Jumat (20/9) sekira pukul 9.15 WIT, menjadi duka yang mendalam bagi Udin dan keluarga.
Ia merupakan salah satu korban, yang harus ikhlas merelakan bangunan miliknya hangus terbakar, bersama dua bangunan lainnya.
Segala yang dimiliki sudah hilang dimakan api dalam sekejap, meski petugas kepolisian dan warga saat itu berupaya sekuat tenaga memadam kobaran api.
Kini, Udin dan keluarga harus menerima kenyataan tak punya apa-apa lagi. Hanya pakaian seadanya yang bisa ia dan keluarga miliki saat ini.
Sabtu (21/9) sore, Alimudin Baedu selaku sesepuh warga Pangkep di Bintuni, menyempatkan diri bersama sang istri mengunjungi Udin dan keluarga yang kini menumpang di sanak saudara di Kali Kodok, Bintuni.
Di kesempatan itu, Alimudin memberi pesan-pesan moral sebagai kekuatan kepada Udin agar tetap tegar dalam menghadapi cobaan.
Tak hanya memberi penguatan mental, namun Alimudin yang juga dewan penasehat KKSS Teluk Bintuni itu, memberikan bantuan moril dan materil semampunya untuk meringankan beban keluarga.
Kedatangan Alimudin Baedu dan istri, memang bukan untuk mengembalikan keadaan seperti sedia kala. Namun, setidaknya kehadiran Alimudin dan istri, menjadi motivasi kepada Udin dan keluarga, bahwa masih ada harapan. (wanma)






























Hari ini : 598
Kemarin : 673
Total Kunjungan : 166000
Hits Hari ini : 1256
Who's Online : 9