Mangrove.id| Dinas Kesehatan Kabupaten Teluk bintuni mengantisipasi masyarakat untuk tidak mengkonsumsi obat yang mengandung Etilen Glikol (EG).
Demikian dikatakan Kepala Dinkes Teluk Bintuni, Franky Mobilala, yang dijumpai Awak Media di ruang kerjanya, Selasa (25/10/2022).
Mobilala mengatakan, dengan beredarnya kasus gagal ginjal akut pada anak usia dini, untuk teluk bintuni sendiri belum ada. Akan tetapi, pihaknya tentu akan mengantisipasinya.
Sesuai surat edaran dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Ia menuturkan, pihaknya akan mengeluarkan Surat Edaran obat sirup di apotek yang berada di Kabupaten Teluk Bintuni yang aman dan juga tidak aman untuk di konsumsi.
“Sementara jangan dulu mengkonsumsi obat sirup, kalau memang ada yang sakit dan mau beli obat, harus dengan resep dokter,” pesannya.
Ia menambahkan, pihaknya berencana akan mengumpulkan beberapa dokter sebagai bentuk antisipasi, jika kasus gagal ginjal akut terjadi di Teluk Bintuni.
“Dinas kesehatan akan membuat tim untuk berangkat bersama ke apotek dan tokoh-tokoh yang menjual obat sirup. Ini upaya kami untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,” tukasnya. (Susi)

































Hari ini : 519
Kemarin : 400
Total Kunjungan : 173614
Hits Hari ini : 708
Who's Online : 11