MANOKWARI, mangrove.id| Pengurus PERTINA Kabupaten Manokwari kembali bergerak cepat untuk menjaring bibit-bibit atlet berbakat. Melalui ajang Manokwari Straight Boxing II Tahun 2026, para promotor lokal bersiap menyaring petinju terbaik yang akan didelegasikan masuk ke dalam tim daerah.
Ketua Panitia Pelaksana Manokwari Straight Boxing II, Charlos Baransano, mengungkapkan bahwa ajang ini memegang peranan krusial sebagai batu loncatan bagi para atlet lokal menuju panggung yang lebih tinggi.
“Mereka dipersiapkan untuk menghadapi Kejuaraan Daerah (Kejurda) yang rencananya dilaksanakan di Teluk Wondama pada 6 Juli mendatang, serta sebagai persiapan menuju PON (Pekan Olahraga Nasional) Bela Diri,” ujar Charlos kepada Wartawan usai rapat panitia, Minggu (24/5/2026).
Kompetisi yang dinantikan para pencinta olahraga adu jotos ini akan berlangsung selama lima hari, yakni mulai 26 – 30 Mei 2026.
Ia menyebut, sekitar 18 sasana di Manokwari menyatakan kesiapan untuk ikut berpartisipasi. Panitia telah membagi kelompok putra dan putri untuk berbagai kelas yakni, kelas 54 kg, 60 kg dan lain-lain.
“Sebelum naik ring, seluruh atlet dari masing-masing sasana wajib mengikuti proses timbang badan dan pemeriksaan kesehatan demi memastikan keamanan bertanding,” ucapnya.
Selain membidik target prestasi jangka pendek di level Kejurda dan PON, Charlos menekankan bahwa esensi utama dari iven ini adalah investasi jangka panjang yang difokuskan sebagai wadah pembinaan usia dini guna menyiapkan generasi muda yang lebih baik dan tangguh di cabang olahraga tinju di masa depan.
“Untuk sementara, seluruh tahapan persiapan terpaksa kami jalankan menggunakan dana swadaya dari pihak panitia sendiri,” pungkas Charlos, menegaskan komitmen panitia demi tetap berjalannya roda regenerasi tinju di Manokwari.
Sementara itu, Plt Ketua PERTINA Kabupaten Manokwari, Dominggus Wanma, berharap, melalui iven ini dapat melahirkan pembinaan atlet usia dini, demi kualitas olah raga tinju Papua Barat.
“Kami berharap Pemerintah melalui KONI bisa mendukung penuh. Apalagi, cabang olah raga tinju Papua Barat termasuk cabor potensial untuk mendapatkan medali. Kami punya pengalaman menyumbang medali emas bagi Papua Barat,” pungkasnya. (len)

































Hari ini : 782
Kemarin : 676
Total Kunjungan : 228458
Hits Hari ini : 1549
Who's Online : 2