MANOKWARI, mangrove.id| Peta politik di Tanah Papua Barat bersiap menghadapi guncangan besar! Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Papua Barat di ambang gelombang kekuatan baru yang siap mengubah konstelasi politik daerah.
Tidak tanggung-tanggung, dua figur mantan kepala daerah yang memiliki rekam jejak mumpuni dan basis massa riil yang mengakar kuat, dipastikan segera merapat dan mengibarkan panji-panji PSI.
Kabar ini dibenarkan Sekretaris DPW PSI Papua Barat, Andris Worisio. Kepada Wartawan, ia membeberkan bahwa proses administrasi atau istilah trennya, “login”, dua tokoh besar tersebut sedang berjalan di tingkat pusat.
“Dalam waktu dekat ini, PSI Papua Barat akan mendapatkan tambahan dua figur yang cukup populer di Papua Barat. Mereka ini mantan bupati. Ada yang dua periode, ada yang satu periode. Mereka saat ini lagi berproses untuk login ke PSI,” ujar Andris Worisio, Sabtu (16/5/2026) malam.
Kehadiran dua tokoh politik ini, ia sebut tidak akan diumumkan secara bersamaan, melainkan lewat skenario politik yang terukur dan bergelombang. DPP PSI di Jakarta dijadwalkan akan merilis pengumuman resmi pertama pada pekan depan, disusul kejutan kedua pada pekan berikutnya.
“Mungkin di minggu depan itu akan ada rilis dari DPP PSI terkait salah satu kepala daerah di Papua Barat yang bergabung ke PSI. Dan mungkin satu atau hai pekan berikut ada rilis lagi untuk satu lagi figur mantan kepala daerah yang bergabung,” lanjut Andris.
Bergabungnya dua eks bupati ini dinilai menjadi bukti sahih bahwa PSI kini bertransformasi menjadi magnet politik baru yang sangat diperhitungkan di wilayah Papua Barat. Akumulasi pengalaman, pengaruh, dan modal sosial yang dimiliki dua tokoh ini dipastikan akan menjadi suntikan energi yang luar biasa bagi kader-kader muda PSI di daerah.
Andris menegaskan, pintu DPW PSI Papua Barat selalu terbuka lebar bagi siapa saja yang memiliki visi searah untuk membangun daerah.
“Tentunya kami di DPW PSI Papua Barat sangat terbuka dan menerima siapa pun yang ingin bergabung ke PSI di Papua Barat,” tegasnya.
Gebrakan besar ini bukan sekadar strategi di atas kertas. PSI Papua Barat langsung memasang target tinggi dan realistis untuk perhelatan politik akbar berikutnya. Dengan barisan pengurus yang solid ditambah sokongan magis dari dua mantan bupati populis tersebut, PSI Papua Barat menatap Senayan dengan rasa percaya diri yang membubung tinggi.
Targetnya jelas, tegas, dan tanpa kompromi: mengunci satu tiket ke Jakarta pada Pemilu legislatif mendatang.
“Dengan kehadiran kedua mantan bupati ini, kami berharap ke depan PSI Papua Barat akan mengamankan satu kursi DPR RI 2029 dari Papua Barat,” pungkas Andris. (len)
































Hari ini : 235
Kemarin : 847
Total Kunjungan : 214066
Hits Hari ini : 342
Who's Online : 1