TELUK BINTUNI, mangrove.id| Keberhasilan RSUD Teluk Bintuni menjadi rumah sakit rujukan terpercaya di kabupaten Teluk Bintuni, merupakan kebanggaan bersama.
Hal itu bukan karena RSUD Teluk Bintuni adalah satu-satunya fasilitas kesehatan rujukan yang ada di daerah, melainkan kualitas aspek layanan, yang menjadi alasannya.
Butuh proses panjang selama 14 tahun, sehingga RSUD Teluk Bintuni bisa pada posisi saat ini. Seakan tak puas, pihak RSUD Teluk Bintuni terus berbenah, dan kini mampu menjadi rumah sakit berstandar nasional.

Sampai saat ini, pihak RSUD Teluk Bintuni masih terus berinovasi, dengan tujuan menjaga citra positif sebagai rumah sakit kebanggaan masyarakat Sisar Matiti.
Menurut Wakil Bupati Teluk Bintuni, Joko Lingara, capaian rumah sakit saat ini merupakan hasil dari sebuah soliditas kerja tim serta sinergitas dengan semua pemangku kepentingan.
“Ada pepatah yang mengatakan bahwa lain koki, lain masakan. Maka, tentunya kita semua berharap yang terbaik. Semoga di tangan ibu direktur, semua hal bisa berjalan dengan baik,” ujar wabup dalam sambutan di acara HUT ke-14 RSUD Teluk Bintuni dan HKN ke-61, Rabu (12/11).
Di momen HUT ke-14 ini, wabup Lingara mengingatkan, tentang pentingnya menghargai jasa-jasa para pendahulu. Semangat juang para perintis inilah, yang harus menjadi motivasi dalam berkarya saat ini.
“Tugas dan tanggung jawab kita itu jangan pernah lupa jasa-jasa para pendahulu. Segalanya, kita harus menghargai jasa mereka. Ini sama halnya, seperti kita tiap tahun memperingati hari pahlawan,” pesan wabup Lingara.

Sebagai informasi, sejak tahun 2019, RSUD Teluk Bintuni berhasil memperoleh akreditasi paripurna atau bintang lima, dengan status tipe C.
RSUD Teluk Bintuni kala itu mendapat penilaian tertinggi dari Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS), karena sanggup memenuhi standar tertinggi pelayanan kesehatan, dan mampu memberikan pelayanan berkualitas tinggi dengan fokus pada keselamatan pasien.
Sekarang, dalam hal pelayanan kesehatan, RSUD Teluk Bintuni telah membuka beragam layanan, mulai dari jantung, paru, mata, THT hingga kemoterapi untuk pasien kanker dan tumor.
Saat ini juga, RSUD Teluk Bintuni tengah mempersiapkan pelayanan kesehatan untuk pasien gagal ginjal, yaitu hemodialisa atau cuci darah. (len)































Hari ini : 788
Kemarin : 670
Total Kunjungan : 177511
Hits Hari ini : 2058
Who's Online : 5