TELUK BINTUNI, Mangrove.id| Ketua KPU Teluk Bintuni, Muhammad Makmur Memed Alfajri mengkui adanya sejumlah petugas sortir lipat surat suara yang berpose dengan mengacungkan satu jari pertanda dukungan kepada salah satu paslon.
Menurut Memed, peristiwa tersebut terjadi sesaat setelah dilakukan sortir dan pelipatan surat suara dan surat suara telah berada di gudang.
Namun ia tidak membenarkan aksi tersebut, sembari tidak membantah kejadian tersebut terjadi di Aula KPU Teluk Bintuni dan diluar pengawasan pihaknya.
Atas kejadian tersebut, ia mengungkap, pihaknya bersama Bawaslu dan Polres serta LO dari pasangan calon, telah sepakat untuk tidak memakai jasa tenaga sortir dan lipat surat suara, terhitung Sabtu (26/10) malam.
“Iya memang benar, namun kejadian tersebut terjadi diluar pengawasan kami, dan kejadian tersebut terjadi di Aula KPU setelah kegiatan sortir lipat,” terang Memed kepada wartawan.
Senada dengan Ketua KPU, Komisioner Bawaslu Teluk Bintuni, Rudy Horenius Baru juga membenarkan hal tersebut.
Ia bahkan mengungkap, kalau pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan pihak KPU terkait kejadian yang sempat viral di Media Sosial.
Rudy menambahkan, bahwa pihak Bawaslu juga telah merekomendasikan agar para tenaga sortir lipat tidak lagi dilibatkan.
“Kami sudah memberikan rekomendasi ke KPU agar tenaga sortir lipat yang mengancungkan satu jari tidak lagi dilibatkan,” kata Rudy. (wanma)

































Hari ini : 254
Kemarin : 375
Total Kunjungan : 164137
Hits Hari ini : 586
Who's Online : 9