Menu

Mode Gelap

Politik · 27 Okt 2024 11:00 WIB ·

Di Malanu, Pasangan ARUS Kampanyekan Wajib Bersekolah. Pit Kasihiw: Saya Bisa Jadi Bupati Karena Saya Sekolah


 Di Malanu, Pasangan ARUS Kampanyekan Wajib Bersekolah. Pit Kasihiw: Saya Bisa Jadi Bupati Karena Saya Sekolah Perbesar

KOTA SORONG, Mangrove.id| Kampanye politik yang dilaksanakan pasangan kandidat Pilgub Papua Barat Daya Nomor Urut 1, Abdul Faris Umlati dan Petrus Kasihiw (ARUS) selama ini, mendapat tempat di hati masyarakat.

Itu karena cara berorasi maupun interaksi dengan konstituen, pasangan ARUS selalu memakai teknik komunikasi yang kontekstual. Seperti menceritakan mob (lelucon khas papua), hingga kisah-kisah masa lalu yang menyentuh hati.

Tak hanya itu, dalam setiap kampanyenya, pasangan ARUS baik AFU maupun Pit Kasihiw, kerap menampilkan jiwa kepemimpinan mereka dengan mengedukasi kepada masyarakat. Seperti yang terjadi di Malanu, kota Sorong, Sabtu (26/10).

Saat di Malanu, pasangan ARUS yang diwakili Cawagub, Pit Kasihiw, masyarakat diajarkan untuk tidak abai terhadap  pendidikan. Khususnya, kepada para orang tua, Pit Kasihiw mengimbau agar membimbing anak-anaknya hingga menyelesaikan pendidikan.

“Kita bicara apapun, anak-anak kita harus sekolah. Apalagi pemerintah sudah putuskan wajib belajar 13 tahun,” pesannya.

“Jadi, kalau ada orang tua yang larang anak-anak sekolah, orang tua itu melanggar hak asasi manusia,” ujar Pit Kasihiw.

Ia mencontohkan, dirinya yang notabene adalah mantan Bupati Teluk Bintuni 2 Periode, tidak begitu saja menjadi pemimpin. Namun, kesuksesannya diawali dengan semangat bersekolah dan pantang menyerah dalam berusaha.

“Saya bisa berdiri di sini, karena hasil dari sekolah. Dan saya dulunya, orang yang susah juga. Saya punya mama, bikin kebun jual sayur, kasbi, keladi. Sampai cuci orang punya pakaian,” kisahnya.

Kepada ratusan warga setempat, Pit Kasihiw mengingatkan, bahwa segala sesuatu tidak ada yang mustahil. Semuanya kata dia, bisa terwujud kalau ada doa dan usaha. Terutama, serius dalam menempuh pendidikan.

“Lihat saya ini. Bisa jadi seorang Bupati dua periode. Jadi, tidak ada yang mustahil. Orang miskin juga bisa jadi bupati, bahkan gubernur. Yang penting, sekolah dan mau berusaha,” pungkasnya. (wanma)

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 38 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Ma’dika Ketua DPC PDI Perjuangan Bintuni, Markus Waran Ingatkan Kerja Sesuai Koridor

26 November 2025 - 15:00 WIB

Yohanis Manibuy di Konfercab PDI-P : Parpol Itu Jembatan Asmara

26 November 2025 - 09:27 WIB

Golkar Tetapkan Mujiburi Anshar Gantikan Alm. Arius Kemon di DPRK Bintuni

18 November 2025 - 15:03 WIB

Besok Sugandi Resmi Jabat Wakil Ketua, Sejumlah Menteri Beri Ucapan

25 Juni 2025 - 15:29 WIB

Reses di Waraitama, Ma’dika Terima Aspirasi Soal Irigasi dan Air Bersih

5 Juni 2025 - 21:23 WIB

Manu Horna: Hak Politik Saya sebagai OAP 7 Suku Telah Dirampas

27 Februari 2025 - 18:53 WIB

Trending di Politik
error: Content is protected !!