Politik itu sejuk, politik itu santun tidak harus saling membenci apalagi bermusuhan. Politik itu jangan sampai merusak tali silaturahmi. Karena kita adalah saudara.
Oleh: Valentino Wanma
BEGITULAH pesan yang tersirat saat acara Maulid Nabi Muhammad SAW, di Masjid At-Taqwa, kampung Argosigemerai SP 5, distrik Bintuni Timur, Kabupaten Teluk Bintuni, Sabtu (21/9) malam.
Momen yang sangat istimewa, saat tiga putra terbaik kabupaten Teluk Bintuni yakni: Alimudin Baedu, Joko Lingara dan Ali Ibrahim Bauw, bisa hadir bersama-sama umat Islam di acara tersebut.
Ketiganya, merupakan kontestan politik sebagai calon wakil bupati teluk bintuni yang tengah bertarung merebut kursi nomor 2, pada 27 November mendatang.
Meski saat ini lagi bertarung, ketiganya sadar bahwa politik itu sesaat, tidak selamanya. Melainkan, menjaga persaudaraan itulah yang utama.
Kesadaran itulah, membuat tiga petarung itu bisa duduk berdampingan, bisa bersenda gurau, bahkan tak jaim saat foto bersama sambil menebar senyuman hangat.
Memang politik terkadang kejam. Karena akan menghalalkan segala cara untuk bisa menang. Sekalipun harus membenarkan yang salah.
Dan tak bisa dipungkiri, saat musim politik, hubungan darah bukan lagi penting, hanya berbeda kubu politik.
Akan tetapi, dengan kehadiran tiga sosok Muslim yang taat itu, memberi tahu kepada kita bahwa politik tidak sekejam itu. Politik itu bisa dibuat sejuk, santun dan bersahabat.
Karena seyogyanya, politik itu hanya cara untuk mencari pemimpin yang amanah, dan jalan menuju kemenangan bersama. (*)
































Hari ini : 237
Kemarin : 867
Total Kunjungan : 177827
Hits Hari ini : 515
Who's Online : 5