BINTUNI, Mangrove.id| Pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati Teluk Bintuni periode 2024-2029, Daniel Asmorom – Alimudin Baedu menjadi pasangan yang paling ideal di Pilkada 2024.
Pasangan ini diprediksi akan mampu menarik minat para pemilih Teluk Bintuni dari berbagai latar belakang, lantaran memiliki rekam jejak yang paling kompeten.
Daniel Asmorom mewakili unsur politisi dengan segudang pengalaman di lembaga legislatif, yang berstatus aktif sebagai Anggota DPRD Papua Barat Periode 2019-2024.
Dan, Alimudin Baedu tercatat sebagai PNS senior di bidang perencanaan, yang sementara ini masih aktif menjabat Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah Kabupaten Teluk Bintuni.
Saat mengisi acara podcast positif di Jakarta, Selasa (30/7/2024) lalu, pasangan ini menyatakan sudah punya konsep jitu untuk bekerja bilamana dipercayakan sebagai Bupati dan Wakil Bupati Teluk Bintuni Periode 2024-2029.
DAMAI bahkan mengklaim, sudah memiliki hasil diagnosis persoalan pembangunan, berupa data-data yang siap dipakai sebagai strategi dalam membangun kabupaten Teluk Bintuni di periode lima tahun.
“Misalnya, angka kemiskinan, IPM, pengangguran, pertumbuhan ekonomi hingga inflasi, itu kita sudah punya datanya,” ungkap Alimudin.
Ia membeberkan, DAMAI bahkan sudah punya rancangan pola kerja di saat perdana bekerja. Pola itu, diyakini efektif sebab akan melibatkan langsung masyarakat.
“Kita tidak boleh menyusun program itu dibalik meja. Tapi kita harus turun ke lapangan terlebih dulu. Tujuannya, agar kita bisa kombinasi antara informasi dari masyarakat dengan apa yang kita susun,” paparnya.
30 Hari Kerja Tanpa Program
Alimudin menambahkan, DAMAI ketika resmi menjadi pemimpin, tidak akan membuat program kerja di 30 hari pertama.
Akan tetapi, di 30 hari pertama ini, DAMAI akan fokus melakukan pembenahan-pembenahan di internal pemerintahan.
Setelahnya, DAMAI akan melakukan penjaringan aspirasi langsung ke masyarakat di 24 distrik, secara bergilir. Dalam kunjungan kerja itu, Alimudin membeberkan, pihaknya akan melibatkan seluruh perangkat daerah.
“Kita akan kunjungi seluruh distrik. Kita akan bermalam di setiap distrik. Kita ajak semua elemen masyarakat di situ untuk berdialog. Tujuannya, supaya kita bisa tahu persis apa yang dibutuhkan masyarakat,” ujarnya.
Sedikit gambaran ini, ia berharap bisa menjadi informasi berharga bagi masyarakat, bahwa DAMAI sangat mampu bekerja untuk membawa kabupaten Teluk Bintuni sebagaimana yang diharapkan.
Tentunya, dengan latar belakang politisi-birokrat yang andal, DAMAI sangat optimis tidak ada persoalan pembangunan yang tidak bisa dipecahkan. Sehingga, obsesi menuju kabupaten Teluk Bintuni yang Sehat, Cerdas, Maju, Adil dan Sejahtera bisa terwujud.
“Berikan kami kesempatan dalam lima tahun ini, supaya kami bisa buktikan konsep dan strategi kami untuk membangun kabupaten yang kita cintai ini,” pungkasnya. (wanma)
































Hari ini : 397
Kemarin : 867
Total Kunjungan : 177987
Hits Hari ini : 1017
Who's Online : 9