BINTUNI, Mangrove.id| Kata damai jika merujuk pada Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), mempunyai makna yang beragam.
Pada intinya, kata damai mewakili perasaan manusia yang diwujudnyatakan ketika merasa tenang, aman dan tenteram.
Dari pemaknaan kata damai ini, sudah barang tentu yang tersirat hanyalah kebaikan dan kebahagiaan.
Bakal calon wakil bupati Teluk Bintuni periode 2024 – 2029, Alimudin Baedu mengaku ada kesamaan makna, yang kemudian dipakai sebagai jargon pasangan Daniel Asmorom – Alimudin Baedu yakni DAMAI.
“Jadi konteks ini, istilah DAMAI sesungguhnya bukan kebetulan. Tapi itu punya makna,” kata Alimudin saat bersama Daniel Asmorom mengisi acara podcast positif, Selasa (30/7/2024).
Ia menjelaskan, filosofi DAMAI yang menunjukkan kebaikan tersebut, menjadi modal dan tekad DAMAI untuk membangun daerah.
“Kami bertekad untuk membangun kedamaian, keharmonisan dalam keberagaman. Karena seyogianya, jika di suatu daerah tidak ada kedamaian, maka tidak mungkin bisa membangun,” sebutnya.
Dalam konteks Pilkada 2024, Ia menegaskan, DAMAI sangat terbuka menerima siapapun, dengan berbagai latar belakang.
Untuk itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat dari kalangan OAP 7 Suku, OAP Suku Papua lainnya dan suku-suku Nusantara, bersama-sama DAMAI membangun Tanah Sisar Matiti.
“Karena membangun daerah ini, tidak bisa DAMAI sendiri. Tapi harus bersama-sama,” tandas Alimudin. (wanma)































Hari ini : 389
Kemarin : 867
Total Kunjungan : 177979
Hits Hari ini : 974
Who's Online : 8