BINTUNI, Mangrove.id| Pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati Teluk Bintuni periode 2024-2029, Daniel Asmorom – Alimudin Baedu (DAMAI), memiliki komitmen kuat dalam pemberantasan tindak pidana korupsi (tipikor).
Komitmen ini sudah menjadi niat bagi DAMAI untuk dilaksanakan, ketika rakyat merestui DAMAI menjadi pemimpin berikutnya.
Untuk memberantas tipikor, dua figur terbaik Teluk Bintuni itu punya pendapat sendiri, bahwa pemberantasan tipikor akan lebih efektif, jika sistem pencegahannya berjalan.
“Jadi, ada niat kami untuk memperbaiki. Bukan niat untuk menghukum. Sebab, yang menghukum hanyalah Tuhan,” kata Daniel Asmorom saat mengisi acara bincang-bincang di podcast positif, Jakarta, Selasa (30/7/2024).
“Tapi misalkan ada yang memang sudah tidak bisa dikendalikan, maka apa boleh buat,” sambung Daniel dengan senyum.
Untuk itu, ia menyatakan, sinergitas antar lembaga penegak hukum akan dioptimalkan, dengan tujuan pembinaan yang berkelanjutan.
“Kami siap bekerjasama dengan aparat penegak hukum untuk melakukan pembinaan-pembinaan,” sahut Daniel.
Sementara, Alimudin Baedu memaparkan, dalam rangka penyelesaian persoalan tipikor di daerah, pihaknya akan memperkuat sistem didalam pemerintahan.
Penguatan ini penting, pasalnya dalam sebuah sistem, didalamnya sudah mencakup berbagai komponen pendukung, salah satunya sumber daya manusia (SDM).
Oleh sebab itu, ia berpandangan, pembangunan karakter menjadi fundamental yang harus dikerjakan agar memberikan dorongan kuat terhadap sistem yang ada.
“Maka, karakter itu perlu ditanamkan, tidak hanya kepada birokrat, tapi kepada masyarakat juga. Sebab, korupsi itu tidak bisa berdiri sendiri,” pungkasnya. (wanma)

































Hari ini : 393
Kemarin : 867
Total Kunjungan : 177983
Hits Hari ini : 998
Who's Online : 12