Menu

Mode Gelap

Kesehatan · 26 Feb 2024 19:40 WIB ·

Tentukan Arah RSUD Teluk Bintuni, Zadrak Usulkan Duduk Bersama


 Direktur RSUD Teluk Bintuni, dr. Zadrak Tewernussa, Sp.B Perbesar

Direktur RSUD Teluk Bintuni, dr. Zadrak Tewernussa, Sp.B

BINTUNI, Mangrove.id| RSUD Teluk Bintuni saat ini tergolong rumah sakit milik pemerintah yang telah memenuhi standar mutu layanan kesehatan untuk rumah sakit tipe C.

Pasalnya, sebagai rumah sakit rujukan di daerah, RSUD Teluk Bintuni dari segi infrastruktur, sarana prasarana hingga SDM khususnya dokter spesialis, boleh dibilang lebih dari cukup.

Meski begitu, semuanya itu belum cukup untuk menjawab tantangan pelayanan kesehatan di era modern saat ini. Sebab, masih banyak yang harus didiskusikan oleh berbagai pihak selaku pemangku kebijakan di daerah.

“Memang sangat diharapkan, semua pihak terkait bisa duduk bersama untuk membahas rumah sakit ini, supaya kita memproyeksikan rumah sakit kita, lima atau sepuluh tahun kedepan,” ungkap Direktur RSUD Teluk Bintuni, dr. Zadrak A. Tewernussa, Sp.B kepada wartawan ketika dikonfirmasi di kantornya, Senin (26/2/2024).

“Apakah ada mimpi kita, untuk menjadikan rumah sakit ini sebagai rumah sakit rujukan di wilayah regional, atau rumah sakit yang menjadi rujukan bagi kabupaten sekitar,” tambahnya.

Ia menjelaskan, peningkatan layanan di RSUD Teluk Bintuni sepatutnya bisa dilakukan. Pasalnya, sekarang ini secara SDM, peralatan hingga infrastruktur, RSUD Teluk Bintuni sudah sangat siap.

“Karena, untuk saat ini secara SDM, peralatan bahkan infrastruktur kita memiliki kelebihan,” katanya.

Ditanya bagaimana jika sementara ini RSUD belum bisa dikembangkan, ia menyebut ada solusinya. Dijelaskan, semua aset rumah sakit baik SDM, sarana prasarana dan infrastruktur harus ditingkatkan kemampuannya.

“Andaikata, kita belum bisa ke arah sana, minimal kita optimalkan semua modalitas yang ada di  rumah sakit ini,” tuturnya.

Ia mencontohkan, pertama, semua dokter spesialis yang ada ditingkatkan kemampuan mereka dengan meng-update perkembangan teknologi.

Kedua, peningkatan peralatan medis dan infrastruktur rumah sakit, atau yang mengalami kerusakan di-upgrade, di-maintenance agar lebih maksimal.

“Baik itu penunjang medik, alat medik, hingga alat penunjang non medik semuanya dioptimalkan supaya layanan kepada pasien bisa maksimal,” pungkasnya. (Wanma)

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 131 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Perjuangan ATLM Muda Dari Babo Untuk Jadi Pembaca Mikroskopi Malaria yang Andal

16 November 2025 - 21:29 WIB

Pengadaan 3 Alkes, RSUD Bintuni Ajukan Proposal ke Pusat

14 November 2025 - 10:31 WIB

Kejar Target Layanan Cuci Darah, RSUD Bintuni Surati PERNEFRI

14 November 2025 - 10:28 WIB

Dua Dokter RSUD Bintuni Ukir Prestasi di Level Provinsi, Ketua LMA 7 Suku: Kami Bangga

14 November 2025 - 10:24 WIB

Prestasi Mentereng RSUD Bintuni, Joko Lingara: Jangan Lupakan Jasa Para Pendahulu

13 November 2025 - 09:31 WIB

Tokoh Adat dan Tokoh Agama, Apresiasi Perkembangan RSUD Bintuni

12 November 2025 - 21:20 WIB

Trending di Kesehatan
error: Content is protected !!