Mangrove.id| Yayasan Tifa Mandiri selaku mitra Pemerintah Pusat dalam hal ini Kementerian Kesehatan, dalam waktu dekat akan merealisasikan program kerjanya di Papua Barat dan Papua Barat Daya.

Tahun 2023 ini, Kabupaten Teluk Bintuni pun menjadi salah satu daerah yang menjadi target realisasi program kerja pihak yayasan, yang menitikberatkan pada isu kesehatan masyarakat yakni HIV/AIDS serta kesehatan ibu dan anak.
Koordinator Lapangan Bintuni, Tommy Lewokeda kepada Mangrove.id menerangkan, guna kelancaran program mereka di daerah Teluk Bintuni, pihaknya sudah bertatap muka dengan para pihak terkait khususnya Pemda Teluk Bintuni sebagai laporan.

“Kami sudah ketemu bapak Wakil Bupati, Kepala Dinas Kesehatan, serta kami juga sudah bertatap muka dengan para pihak terkait saat pertemuan lintas sektor Puskesmas Bintuni baru-baru ini,” bebernya saat memberikan keterangan kepada Wartawan di Bintuni, Selasa (28/2/2023).
Ia menambahkan, respon Pemda dan stakeholder lainnya sangat positif saat pihaknya melaporkan terkait program kerja yang akan dimulai Maret mendatang.
Hal ini menurutnya, menjadi sinyal positif bagi pihaknya sebagai mitra Pemerintah, untuk mendukung program pembangunan Pemerintah di sektor kesehatan masyarakat.
Terkait program kesehatan HIV/AIDS, Tommy menjelaskan, sesuai petunjuk teknis yang ada, pihaknya akan turut serta bersama pihak-pihak terkait di daerah untuk melakukan penanggulangan HIV/AIDS.
Dimana domain pihaknya dalam rangka penanggulangan HIV/AIDS ini, Ia menjelaskan, pihaknya hanya sebatas melakukan pendampingan dan memberikan pemahaman kepada masyarakat melalui kegiatan sosialisasi serta penyuluhan.
Dimana sasarannya, Ia menyebut, tempat-tempat hiburan malam dan kompleks hunian masyarakat yang beresiko tinggi penyebaran HIV/AIDS.
“Untuk pasien HIV/AIDS, kami mendampingi yang bersangkutan mengakses pelayanan seperti pemeriksaan kesehatan hingga pengobatan. Bahkan, kami juga akan memberikan edukasi tentang pola hidup sehat bagi mereka yang negatif,” paparnya.
Perlu diketahui, selain program kesehatan di lingkup penanggulangan HIV/AIDS dan kesehatan ibu dan anak, yayasan yang sudah menjalankan programnya selama 9 tahun di Teluk Bintuni ini, akan merambah juga di bidang kesehatan pemberantasan Malaria.
Tidak hanya bekerjasama dengan Kementerian Kesehatan RI, namun yayasan yang turut andil mengantarkan Teluk Bintuni mendapat penghargaan dunia terkait Malaria, juga menjalin kerjasama dengan salah satu badan dibawah naungan PBB yakni Unicef. (Wanma)

































Hari ini : 184
Kemarin : 855
Total Kunjungan : 175321
Hits Hari ini : 239
Who's Online : 14