TELUK BINTUNI, mangrove.id| Panitia pelaksana Raker I DPP FGM GKI di Tanah Papua Tahun 2026 bersama Dewan Kurator FGM GKI Teluk Bintuni dan Badan Pekerja Klasis GKI Teluk Bintuni, melakukan pertemuan dengan Bupati Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy, SE, MH.
Pertemuan tersebut berlangsung di kediaman Bupati yang beralamat di Kampung Lama, Bintuni, Sabtu (26/9/2026).
Ketua panitia, Rita Bosawer menjelaskan, pertemuan bersama Bupati dalam rangka melaporkan kesiapan panitia dalam menggelar event akbar FGM GKI yang akan berlangsung pada 29-30 Oktober 2026 mendatang di tanah Sisar Matiti.
“Kami menyampaikan laporan kesiapan acara sekaligus menyerahkan surat permohonan kesediaan Bupati untuk menjadi salah satu narasumber dalam sesi diskusi panel pasca-pembukaan,” ungkap Rita yang dikonfirmasi usai pertemuan, siang tadi.
Ia mengatakan, respons Bupati yang akrab disapa Anisto sangat baik bahkan antusias menyambut kegiatan raya bagi kaum intelektual GKI di Tanah Papua tersebut.
Bahkan, Bupati memberi pesan penting kepada panitia untuk melaksanakan seluruh rangkaian kegiatan dengan sangat baik, dengan selalu berkoordinasi intens dengan Pemda.
“Sebagai bentuk komitmen penuh, Bapak Bupati menyatakan pemerintah daerah akan menanggung kebutuhan operasional serta fasilitas bagi para tamu VIP, termasuk perwakilan Badan Pekerja Sinode dan sejumlah kepala daerah yang akan hadir,” katanya.
Selain itu, ia mengatakan, Bupati Anisto juga memberikan dorongan semangat kepada seluruh panitia agar tetap fokus bekerja dengan sisa waktu yang ada.
Utamanya, Bupati Anisto mengingatkan pentingnya menjaga nama baik daerah dan menjadi tuan rumah yang ramah.
“Kita harus menjadi tuan dan nyonya rumah yang baik, serta memberikan yang terbaik untuk Tuhan,” ucap Rita mengutip pesan Bupati.
Menindaklanjuti hasil pertemuan dengan orang nomor satu di Teluk Bintuni tersebut, Rita menyebut, panitia akan menggelar rapat koordinasi internal pada awal bulan Oktober mendatang.
Rapat ini rencananya bakal dihadiri langsung oleh Ketua Umum DPP FGM GKI di Tanah Papua yang juga Bupati Sorong Selatan, Petronela Krenak, S.Sos., M.Tr.Ap, untuk memberikan arahan strategis.
“Awal Oktober panitia akan menggelar rapat. Kami masih menunggu konfirmasi kehadiran Ketua Umum. Namun jika beliau ada kendala tugas pemerintahan, rapat panitia akan tetap berjalan sesuai agenda,” jelasnya sembari menyebut laporan hasil pertemuan dengan Bupati Anisto juga dilaporkan kepada Badan Pekerja Sinode GKI di Tanah Papua. (len)




























Hari ini : 605
Kemarin : 929
Total Kunjungan : 21110
Hits Hari ini : 1438
Who's Online : 2